Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk periode Triwulan II tahun 2026. Penyaluran bantuan dilakukan untuk alokasi April, Mei, hingga Juni 2026 melalui dua jalur resmi, yakni bank Himbara dan PT Pos Indonesia. Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul menegaskan bahwa penentuan penerima bansos kini mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang diperbarui bersama Badan Pusat Statistik (BPS). Menurutnya, proses penetapan desil dalam DTSEN sepenuhnya dilakukan oleh BPS. Sementara pendamping PKH dan pemerintah daerah hanya bertugas melakukan pengumpulan serta pembaruan data masyarakat di lapangan.
DTSEN Jadi Sistem Penyaluran Bansos 2026
Kemensos memastikan bahwa DTSEN Volume 2 hasil pemutakhiran terbaru akan menjadi dasar utama penyaluran bansos reguler PKH dan BPNT pada Triwulan II tahun 2026. Gus Ipul menjelaskan bahwa pembagian desil dibedakan berdasarkan tingkat kesejahteraan masyarakat, baik secara nasional maupun daerah. Sistem ini diharapkan membuat bantuan pemerintah lebih tepat sasaran. Selain itu, kualitas data DTSEN disebut semakin baik dibanding triwulan sebelumnya sehingga proses pencairan bansos diharapkan berjalan lebih cepat dan akurat.
Penyaluran Bansos Lewat Bank Himbara dan PT Pos
Penyaluran bansos tahun 2026 dilakukan melalui dua mekanisme, yaitu:
Penyaluran Melalui Bank Himbara
Bantuan sosial disalurkan secara non-tunai melalui rekening penerima di bank Himbara, meliputi:
- Bank Rakyat Indonesia (BRI)
- Bank Negara Indonesia (BNI)
- Bank Mandiri
- Bank Tabungan Negara (BTN)
Skema ini sesuai dengan Perpres Nomor 63 Tahun 2017 mengenai penyaluran bantuan sosial secara non-tunai.
Penyaluran Melalui PT Pos Indonesia
Khusus bagi kelompok rentan, bansos dapat dicairkan melalui PT Pos Indonesia. Kelompok tersebut meliputi:
- Lansia non-potensial
- Penyandang disabilitas berat
- Eks penderita penyakit kronis
- Komunitas adat terpencil
- Warga di daerah yang belum memiliki akses perbankan
Daftar Bansos Cair Mei 2026
Program Keluarga Harapan (PKH)
PKH merupakan bantuan sosial bersyarat untuk keluarga miskin dan rentan guna mendukung kesehatan, pendidikan, serta kesejahteraan keluarga. Penyaluran PKH dilakukan setiap tiga bulan sekali. Tahap kedua tahun 2026 berlangsung mulai April hingga Juni. Berikut rincian nominal bantuan PKH per tahap:
- Ibu hamil/nifas: Rp750.000
- Anak usia dini 0–6 tahun: Rp750.000
- Anak SD/sederajat: Rp225.000
- Anak SMP/sederajat: Rp375.000
- Anak SMA/sederajat: Rp500.000
- Lansia usia 60 tahun ke atas: Rp600.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
Besaran bantuan yang diterima setiap keluarga bergantung pada jumlah komponen yang tercatat dalam DTSEN.
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
BPNT atau Program Sembako diberikan dalam bentuk saldo elektronik yang dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pangan.
Pada tahap pertama tahun 2026, penerima mendapatkan akumulasi bantuan sebesar Rp600.000 untuk tiga bulan. Penyaluran tahap kedua kembali berlangsung mulai April sesuai periode berjalan.
Saldo bantuan dikirim melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan dapat dibelanjakan di e-warong atau agen resmi bank penyalur.
Pembagian Desil Bansos 2026
Sistem desil digunakan pemerintah untuk mengelompokkan tingkat kesejahteraan masyarakat. Penyaluran bansos diprioritaskan bagi kelompok desil 1 hingga 4. Berikut pembagian desil bansos:
- Desil 1: Kelompok sangat miskin
- Desil 2: Kelompok miskin
- Desil 3: Kelompok hampir miskin
- Desil 4: Kelompok rentan miskin
- Desil 5: Kelompok menengah bawah
- Desil 6: Kelompok menengah
- Desil 7: Kelompok menengah atas
- Desil 8: Kelompok mapan
- Desil 9: Kelompok kaya
- Desil 10: Kelompok sangat kaya
Mulai 2026, penerima BPNT diprioritaskan hanya untuk masyarakat desil 1 hingga 4.
Cara Cek Desil Bansos 2026
Masyarakat dapat mengecek kategori desil bansos melalui website resmi Kemensos maupun aplikasi Cek Bansos.
Cek Desil via Website Kemensos
- Buka situs resmi cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK)
- Ketik kode captcha
- Klik “Cari Data”
- Sistem akan menampilkan informasi desil dan status bansos
Cek Desil Lewat Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store
- Login menggunakan akun terdaftar
- Masuk ke menu profil
- Informasi kategori desil akan muncul otomatis
Cara Cek Status Penerima Bansos Mei 2026
Pengecekan status penerima bansos juga dapat dilakukan secara online.
Melalui Website Kemensos
- Kunjungi Website Resmi cekbansos.kemensos.go.id
- Isi data wilayah sesuai KTP
- Masukkan nama lengkap penerima
- Ketik kode captcha
- Klik “Cari Data”
Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Download aplikasi Cek Bansos
- Login memakai NIK dan data sesuai KTP
- Pilih menu “Cek Bansos”
- Masukkan data penerima
- Klik “Cari Data”
Sistem nantinya akan menampilkan status penerima PKH, BPNT, maupun bantuan sosial lainnya.
Syarat Penerima Bansos 2026
Berikut beberapa syarat utama penerima bansos tahun 2026:
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Memiliki KTP dan KK aktif
- Terdaftar dalam DTSEN
- Termasuk keluarga miskin atau rentan
- Bukan ASN, anggota TNI, atau Polri
- Tidak menerima bantuan serupa lainnya
Cara Mencairkan Bansos PKH dan BPNT 2026
Pencairan Melalui Bank Himbara
- Dana masuk langsung ke rekening penerima
- Pencairan bisa dilakukan lewat ATM atau teller bank
- Wajib membawa KTP atau kartu KKS
Pencairan Melalui PT Pos Indonesia
- Penerima memperoleh surat undangan pencairan
- Datang ke kantor pos atau lokasi penyaluran
- Membawa identitas diri sesuai jadwal
- Untuk lansia dan disabilitas, bantuan dapat diantar langsung ke rumah
Kesimpulan
Penyaluran bansos PKH dan BPNT Triwulan II tahun 2026 mulai dilakukan untuk periode April hingga Juni. Pemerintah kini menggunakan DTSEN sebagai acuan utama agar bantuan lebih tepat sasaran. Masyarakat dapat mengecek status penerima maupun kategori desil secara online melalui website resmi Kemensos atau aplikasi Cek Bansos.
Sumber
https://kabar24.bisnis.com/read/20260508/243/1972491/bansos-kemensos-pkh-bpnt-tahap-2-cair-perhatikan-6-poin-penting-ini#goog_rewarded

Komentar