Menjelang penutupan tahun anggaran 2025, pemerintah mempercepat penyaluran berbagai program bantuan sosial agar seluruh hak masyarakat tersalurkan tepat waktu.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada dana bansos yang tertahan hingga melewati batas akhir tahun.
Kementerian Sosial (Kemensos) menegaskan bahwa periode pertengahan hingga akhir Desember menjadi fase krusial pencairan bantuan, khususnya bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang belum menerima dana pada tahap sebelumnya.
Fokus Penyaluran: Penyelesaian Hak KPM Tahun 2025
Penyaluran bansos akhir tahun difokuskan pada bantuan susulan dan sisa alokasi bulan terakhir. Artinya, KPM yang sebelumnya tertunda pencairannya kini menjadi prioritas utama.
Bantuan yang digelontorkan tidak hanya bersifat tunai, tetapi juga mencakup bantuan pangan dan dukungan pendidikan. Pemerintah daerah bersama bank penyalur dilibatkan secara aktif untuk mempercepat transaksi pencairan di lapangan.
Jenis Bantuan yang Umumnya Cair di Penghujung Tahun
Beberapa program bantuan yang biasanya disalurkan atau dirampungkan pada akhir tahun antara lain:
- Bantuan lanjutan Program Keluarga Harapan (PKH)
- Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau sembako
- Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra)
- Bantuan Dana Desa sesuai kebijakan wilayah
- Bantuan non-tunai berupa beras, minyak goreng, dan dukungan pendidikan
Setiap daerah bisa memiliki jadwal teknis yang berbeda, tergantung kesiapan data dan mekanisme penyaluran setempat.
Batas Waktu Jadi Perhatian Penting
Salah satu hal yang ditekankan pemerintah adalah batas waktu pencairan. Dana bantuan yang sudah masuk ke rekening KPM tetapi tidak ditarik hingga akhir Desember berpotensi dikembalikan ke kas negara.
Karena itu, KPM diminta tidak menunda pengecekan saldo, terutama bagi penerima bantuan melalui:
- Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri)
- Bank Syariah Indonesia (BSI)
- PT Pos Indonesia
- Peran Aktif KPM dan Pendamping Sosial
Keberhasilan penyaluran bansos akhir tahun tidak hanya bergantung pada pemerintah pusat, tetapi juga peran aktif KPM dan pendamping sosial.
KPM diimbau untuk:
- Rutin mengecek saldo rekening atau KKS
- Segera menarik dana setelah saldo masuk
- Memastikan data kependudukan tetap valid
Sementara itu, pendamping sosial dan operator sistem diminta memperbarui data penerima agar status bantuan tidak tertahan akibat kendala administrasi.
Bantuan Pendidikan dan Pangan Juga Mengalir
Selain bantuan tunai, pemerintah juga mulai menyalurkan bantuan non-uang yang menyasar kebutuhan dasar masyarakat.
Bantuan pangan seperti beras dan minyak goreng dilaporkan telah sampai di sejumlah wilayah, begitu pula dukungan pendidikan untuk siswa dari keluarga kurang mampu.
Langkah ini diharapkan dapat membantu keluarga penerima manfaat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus meringankan beban pengeluaran menjelang akhir tahun.
Imbauan: Waspada Informasi Tidak Resmi
Di tengah tingginya perhatian publik terhadap bansos, masyarakat diminta waspada terhadap informasi yang tidak bersumber dari kanal resmi.
Pemerintah menegaskan bahwa pencairan bansos tidak dipungut biaya dan tidak memerlukan perantara.
Untuk memastikan informasi akurat, KPM disarankan memantau pengumuman dari:
- Dinas Sosial setempat
- Pendamping sosial resmi
- Kanal komunikasi pemerintah




