Bansos PKH-BPNT Cair Minggu Kedua April, Cek Nama Anda. Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan bahwa bantuan sosial (bansos) reguler untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk triwulan kedua akan mulai disalurkan pada minggu kedua April 2026.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa pencairan bansos untuk triwulan kedua akan dimulai pada minggu kedua bulan April 2026.
“Setiap tanggal 10 kami mendapatkan pembaruan data yang menjadi dasar penyaluran bansos setiap bulan. Karena itu, untuk triwulan kedua, proses pencairan mulai dilakukan pada minggu kedua April,” ujar Saifullah Yusuf saat ditemui di Jakarta, Rabu (1/4/2026).
Ia menyebutkan bahwa percepatan ini didasarkan pada sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Sebelumnya, data mengenai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) diterima setiap tanggal 20 di awal triwulan. Kini, data ini sudah diterima lebih awal, yakni setiap tanggal 10 pada April, Juli, dan Oktober.
Bagaimana proses penyaluran bansos?
Penyaluran bansos akan tetap dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia.
“Bagi penerima manfaat yang baru dan belum memiliki rekening bank, bantuan sementara akan disalurkan melalui PT Pos Indonesia. Karena pembukaan rekening memakan waktu sekitar dua hingga tiga bulan, untuk sementara waktu bantuan akan dikirimkan melalui PT Pos,’ ujar Saifullah Yusuf.”
Setelah proses pembukaan rekening selesai, penyaluran akan dipindahkan ke bank Himbara untuk periode selanjutnya.
Kemensos memastikan jumlah penerima bansos reguler tetap sebanyak 18 juta keluarga penerima manfaat. Mensos juga mengajak para penerima untuk memanfaatkan bantuan tersebut dengan bijak dan sesuai kebutuhan.
Bagaimana cara mengecek penerima bansos?
Untuk mengecek status penerima bansos, Anda hanya membutuhkan HP untuk mengaksesnya. Masyarakat bisa memeriksa melalui dua cara resmi, yaitu situs web dan aplikasi.
1. Melalui situs web:
- Kunjungi laman cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan NIK sesuai KTP
- Isi kode captcha
- Klik Cari Data
- Jika terdaftar, sistem akan menunjukkan informasi nama penerima, jenis bantuan, dan periode penyaluran.
2. Melalui aplikasi:
- Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Play Store atau App Store.
- Pilih menu Cek Bansos, lalu isi data wilayah dan nama sesuai KTP.
- Setelah itu, lakukan verifikasi dan klik Cari Data.
- Aplikasi akan menampilkan status kepesertaan serta rincian bantuan jika pengguna terdaftar.
Berapa besar bantuan PKH 2026?
Jumlah bantuan PKH bervariasi tergantung pada kategori anggota keluarga. Berikut rinciannya yang dikutip dari kompas.com :
- Ibu hamil: Rp750.000 setiap 3 bulan
- Anak usia dini (0-6 tahun): Rp750.000 setiap 3 bulan
- Siswa SD: Rp225.000 setiap 3 bulan
- Siswa SMP: Rp375.000 setiap 3 bulan
- Siswa SMA: Rp500.000 setiap 3 bulan
- Lansia (60 tahun ke atas): Rp600.000 setiap 3 bulan
- Penyandang disabilitas: Rp600.000 setiap 3 bulan
Besaran bantuan yang diterima setiap keluarga dapat berbeda, tergantung pada komposisi anggota keluarga yang memenuhi syarat.
Apa yang perlu diperhatikan oleh penerima bansos?
Kementerian Sosial mengingatkan bahwa pencairan bansos tidak dilakukan secara bersamaan. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk bersabar dan secara rutin memantau status bantuan.
Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:
- Memeriksa rekening bank penyalur secara berkala
- Memastikan data kepesertaan tetap aktif
- Menghubungi pendamping sosial atau aparat setempat jika diperlukan.
Dengan melakukan pengecekan melalui saluran resmi, masyarakat bisa mendapatkan informasi yang akurat tanpa tergantung pada pihak tidak resmi.
Sumber :
https://www.kompas.com/jawa-barat/read/2026/04/11/182600888/bansos-pkh-bpnt-triwulan-ii-2026-cair-pekan-kedua-april-ini-cara-cek




