Kementerian Sosial (Kemensos) menyatakan bahwa penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) tahap kedua untuk periode April hingga Juni 2026 akan dilakukan lebih cepat.
Hal ini terjadi karena Kemensos telah menyetujui percepatan pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) bersama Badan Pusat Statistik (BPS).
Pemerintah memajukan batas akhir penyerahan data penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako menjadi tanggal 10 April 2026.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa pemutakhiran data ini akan menjadi acuan dalam menyalurkan bantuan setiap bulan.
“Biasanya data (DTSEN) itu kita terima pada tanggal 20 di setiap triwulan I, triwulan II, dan triwulan III. Tapi, alhamdulillah ini kita majukan untuk kita terima tanggal 10, nanti 10 April dan seterusnya,” ujar Gus Ipul, Rabu (1/4/2026).
Menanggapi percepatan ini, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti memastikan pihaknya menyelesaikan konsolidasi data penerima bantuan untuk kuartal kedua.
“Untuk kemudian nanti menjadi basis bagi Pak Mensos menyalurkan Bansos di triwulan kedua,” kata Amalia.
Sepanjang tahun, pemerintah membagi jadwal pencairan bansos menjadi empat tahap: tahap 1 (Januari–Maret), tahap 2 (April–Juni), tahap 3 (Juli–September), dan tahap 4 (Oktober–Desember).
Kemensos mencatat bahwa penyaluran bansos tahap pertama mencapai 96 persen. Gus Ipul memperkirakan penerimaan data lebih awal akan meningkatkan persentase penyaluran tahap kedua melalui bank anggota Himpunan Bank Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia.
Rincian Jumlah Bantuan Sosial
Dilansir dari Kompas.com untuk Program Sembako (BPNT), setiap penerima mendapatkan dana sebesar Rp200.000 per bulan, yang dicairkan dengan total Rp600.000 setiap kuartal.
Sementara itu, besaran dana PKH disesuaikan per triwulan berdasarkan kategori penerima:
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000
- Ibu hamil atau nifas: Rp750.000
- Anak usia 0-6 tahun: Rp750.000
- Lansia (60 tahun ke atas): Rp600.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
- Siswa SMA atau setara: Rp500.000
- Siswa SMP atau setara: Rp375.000
- Siswa SD atau setara: Rp225.000
Panduan Mengecek Data Penerima
Masyarakat bisa memeriksa status kepesertaan program secara mandiri.
Berikut langkah-langkah pengecekan data bansos:
- Buka situs cekbansos.kemensos.go.id.
- Pilih wilayah domisili sesuai dengan data e-KTP.
- Masukkan nama lengkap.
- Isi kode captcha yang muncul di layar.
- Klik tombol ‘Cari Data’.
Sistem akan menampilkan informasi status kepesertaan, jenis program, serta rincian pencairan dana.
Kesimpulan
Masyarakat bisa mengecek status pencairan Bansos Tahap 2 April–Juni 2026 secara mandiri melalui situs resmi Kemensos dengan memasukkan data KTP dan wilayah domisili.
Sumber Referensi
https://www.kompas.tv/info-publik/661541/ini-jadwal-pencairan-bansos-tahap-2-april-juni-2026-simak-cara-cek-statusnya-di-situs-kemensos

Komentar