Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan sosial pada triwulan II tahun 2026 berpotensi dilakukan lebih awal. Hal ini sejalan dengan percepatan pembaruan Data Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Ia menjelaskan bahwa bantuan mulai disalurkan setelah tanggal 10 April.
“Jadi setiap tanggal 10 nanti kami terima dan hasil pemutakhiran itu yang akan kami jadikan pedoman untuk menyalurkan bansos setiap bulannya,” ujar Mensos, mengutip laman resmi Kemensos, Kamis, 2 April 2026.
Program bantuan yang akan disalurkan mencakup Program Keluarga Harapan (PKH) serta Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk periode April 2026. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga daya beli pasca perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Cara Mengetahui Status Penerima Bansos PKH Dan BPNT 2026
Masyarakat dapat mengecek status penerimaan bantuan secara online melalui dua cara, yaitu lewat situs resmi Kementerian Sosial maupun aplikasi khusus. Berikut langkah-langkahnya:
Cek Melalui Website Resmi Kemensos
- Akses laman https://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP
- Ketik kode captcha yang tampil di layar (gunakan fitur refresh jika kurang jelas)
- Klik tombol “Cari Data”
- Jika terdaftar, sistem akan menampilkan nama penerima, status “YA”, serta periode penyaluran bantuan
Cek Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” melalui Play Store atau App Store
- Buka aplikasi di ponsel
- Login menggunakan akun yang telah terdaftar
- Jika belum memiliki akun, lakukan pendaftaran dengan mengisi data diri
- Pilih menu “Cek Bansos”
- Isi data wilayah tempat tinggal
- Masukkan nama sesuai KTP
- Isi kode verifikasi yang tersedia
- Klik “Cari Data” dan tunggu hasilnya muncul
Periode Penyaluran Bansos Tahun 2026
Penyaluran bantuan PKH dan BPNT dilakukan secara bertahap setiap triwulan. Untuk April 2026, bantuan masuk dalam tahap kedua (Triwulan II) yang berlangsung hingga Juni 2026.
Berikut rincian jadwal penyaluran sepanjang tahun:
- Tahap 1 (Triwulan I): Januari – Maret 2026
- Tahap 2 (Triwulan II): April – Juni 2026
- Tahap 3 (Triwulan III): Juli – September 2026
- Tahap 4 (Triwulan IV): Oktober – Desember 2026
- Kriteria Penerima Bansos PKH dan BPNT
Untuk mendapatkan bantuan sosial ini, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi, antara lain:
- Warga Negara Indonesia (WNI) dengan NIK yang valid
- Terdaftar dalam DTSEN
- Termasuk dalam kategori keluarga miskin atau rentan miskin
- Bukan ASN, anggota TNI, atau Polri
- Bukan pensiunan yang menerima gaji rutin dari negara
- Tidak memiliki penghasilan di atas UMP/UMK berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan
Besaran Bantuan PKH Dan BPNT 2026
Dilansir dari metrotvnews.com, berikut besaran bantuan menurut PKH dan BPNT tahun 2026:
Program Keluarga Harapan (PKH)
Jumlah bantuan berbeda-beda sesuai kategori penerima, yaitu:
- Ibu hamil: Rp3.000.000 (Rp750.000 per tahap)
- Anak usia dini (0–6 tahun): Rp3.000.000 (Rp750.000 per tahap)
- Siswa SD: Rp900.000 (Rp225.000 per tahap)
- Siswa SMP: Rp1.500.000 (Rp375.000 per tahap)
- Siswa SMA: Rp2.000.000 (Rp500.000 per tahap)
- Penyandang disabilitas berat: Rp2.400.000 (Rp600.000 per tahap)
- Lansia usia 60 tahun ke atas: Rp2.400.000 (Rp600.000 per tahap)
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp10.800.000 (Rp2.700.000 per tahap)
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan menerima Rp200.000 per bulan. Karena pencairan dilakukan per triwulan, total bantuan yang diterima mencapai Rp600.000 setiap tahap.
Kesimpulan
Semoga informasi ini dapat membantu masyarakat memahami jadwal pencairan, syarat penerima, serta cara mengecek bansos PKH dan BPNT April 2026, sehingga proses penerimaan bantuan dapat berjalan dengan lebih mudah dan tepat sasaran.
Sumber Referensi
- https://www.metrotvnews.com/read/NG9Cz8eR-pencairan-bansos-april-2026-dipercepat-ini-jadwal-dan-cara-ceknya




