Data Tidak Ditemukan di Cek Bansos? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Banyak warga yang saat mencoba mengecek status penerimaan bansos melalui situs atau aplikasi resmi Cek Bansos Kemensos menemukan keterangan “Data Tidak Ditemukan”.
Kondisi ini sering membuat bingung, terutama bagi mereka yang sebelumnya tercatat sebagai penerima bantuan seperti PKH, BPNT, atau BLT Kesra.
Agar masalah ini tidak menimbulkan kebingungan, penting memahami penyebab data tidak muncul serta langkah-langkah yang bisa dilakukan agar data kembali tampil di sistem. Berikut penjelasan lengkapnya.
Penyebab Data Tidak Muncul di Cek Bansos
Ada beberapa faktor yang sering membuat nama tidak muncul di sistem Cek Bansos Kemensos, antara lain:
- Data Belum Masuk ke Sistem DTSEN
Kemensos menggunakan DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional) sebagai dasar penetapan penerima bantuan. Jika data belum diperbarui atau belum masuk ke database nasional, nama Anda tidak akan muncul, meski sebelumnya sudah pernah didata. - Perubahan Data Kependudukan
Perubahan dokumen seperti pindah alamat, pernikahan, perubahan NIK, atau pembaruan Kartu Keluarga dapat membuat data tidak sinkron. Ketidaksesuaian data antara Dukcapil dan sistem Kemensos menjadi penyebab umum munculnya pesan “Data Tidak Ditemukan”. - Tidak Lagi Masuk Kategori Prioritas
Bansos ditujukan bagi keluarga miskin dan rentan. Jika kondisi ekonomi penerima membaik, nama dapat dihapus dari daftar penerima. - Data Masih Dalam Proses Verifikasi
Pengajuan baru harus melewati verifikasi berlapis dari tingkat desa, kecamatan, dinas sosial, hingga pusat. Selama proses ini belum selesai, data belum akan terlihat di Cek Bansos. - Kesalahan Input atau Kendala Teknis
Salah memasukkan data seperti nama, NIK, atau kode captcha saat pengecekan juga menjadi penyebab munculnya pesan “Data Tidak Ditemukan”.
Cara Mengatasi Data Tidak Ditemukan di Cek Bansos
Jika Anda menghadapi masalah ini, beberapa langkah berikut bisa dilakukan agar data kembali muncul:
- Periksa Validitas Data di Dukcapil
Pastikan NIK dan data di Kartu Keluarga sesuai dan aktif. Pengecekan bisa dilakukan langsung ke kantor Dukcapil atau melalui layanan administrasi online daerah. - Ajukan Pembaruan Data di Desa/Kelurahan
Jika terdapat ketidaksesuaian data, bawa KTP dan KK untuk diperbarui di kantor desa/kelurahan agar sistem Kemensos dapat mengenali Anda. - Gunakan Fitur “Usul dan Sanggah” di Aplikasi Cek Bansos
Warga bisa mengajukan diri sebagai calon penerima, memperbaiki data, atau memberikan sanggahan jika merasa berhak. Fitur ini mempermudah proses tanpa harus menunggu pendataan manual. - Koordinasi dengan Pendamping PKH atau Petugas Sosial
Bagi yang sebelumnya pernah menerima bantuan dan kini datanya hilang, pendamping sosial dapat membantu mengecek penyebab serta berkoordinasi dengan dinas sosial untuk memulihkan data. - Menunggu Proses Verifikasi Pengajuan Baru
Jika baru mengajukan, wajar jika data belum muncul karena verifikasi membutuhkan waktu beberapa minggu.
Tips Agar Peluang Masuk Daftar Penerima Bansos Lebih Besar
- Pastikan semua data keluarga valid dan sesuai dokumen resmi.
- Ikuti pendataan atau musyawarah desa yang dijadwalkan.
- Pastikan kondisi ekonomi tercatat sesuai fakta lapangan.
- Siapkan dokumen pendukung seperti surat keterangan tidak mampu jika diminta.
Kesimpulan
Pesan “Data Tidak Ditemukan” di Cek Bansos tidak selalu berarti seseorang tidak berhak menerima bantuan. Masalah ini biasanya muncul karena data belum masuk ke DTSEN, ketidaksesuaian dokumen, atau proses verifikasi yang belum selesai.
Dengan memperbarui data di Dukcapil, menggunakan fitur Usul dan Sanggah di aplikasi Cek Bansos, serta berkoordinasi dengan pendamping sosial, masyarakat dapat memastikan datanya kembali terdaftar dan tervalidasi. Memahami alur pendataan bansos juga meningkatkan peluang keluarga untuk memperoleh bantuan sesuai prosedur resmi pemerintah.




