Bantuan sosial (bansos) berupa Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) secara bertahap. Untuk periode April 2026, masyarakat sudah bisa mulai memantau status pencairan bansos tersebut secara online tanpa harus datang ke kantor Dinas Sosial. Melalui layanan resmi Cek Bansos Kemensos dan aplikasi digitalnya, penerima manfaat dapat mengetahui apakah dana bantuan sudah cair atau masih dalam proses.
Sistem Penentuan Penerima Bansos 2026
Penyaluran bansos PKH dan BPNT mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Dalam sistem ini, seluruh penduduk Indonesia dikelompokkan berdasarkan tingkat kesejahteraan dalam skala desil 1 hingga 10. Semakin kecil angka desil, semakin tinggi prioritas untuk menerima bantuan sosial.
Aturan Terbaru Penerima Bansos
Pada tahun 2026, pemerintah memperbarui ketentuan penerima bansos, yakni:
- PKH (Program Keluarga Harapan): Desil 1–4
- BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai): Desil 1–4
- PBI JKN (Jaminan Kesehatan): Desil 1–5 atau hasil asesmen
- ATENSI (Asistensi Rehabilitasi Sosial): Desil 1–5 atau asesmen
- Bansos lainnya: Desil 1–5 atau asesmen
Artinya, hanya masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah yang berhak menerima bantuan PKH dan BPNT.
Jadwal Pencairan Bansos PKH dan BPNT 2026
Penyaluran bansos dilakukan setiap tiga bulan sekali (triwulan), dengan total empat tahap dalam setahun. Bantuan akan dicairkan sekaligus dalam setiap tahap. Rincian Jadwal:
- Tahap 1: Januari – Februari – Maret
- Tahap 2: April – Mei – Juni
- Tahap 3: Juli – Agustus – September
- Tahap 4: Oktober – November – Desember
Untuk April 2026, bansos yang cair merupakan tahap 2. Namun, pemerintah tidak menetapkan tanggal pasti pencairan, sehingga masyarakat disarankan rutin mengecek status bantuan secara berkala.
Cara Cek Bansos PKH BPNT April 2026
Melalui Website Resmi
Berikut langkah mudah untuk mengecek bansos secara online:
- Kunjungi situs resmi https://cekbansos.kemensos.go.id
- Isi data wilayah (Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, Desa/Kelurahan)
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP
- Ketik kode captcha yang tersedia
- Klik tombol “CARI DATA”
- Sistem akan menampilkan hasil pencarian sesuai data yang diinput
Melalui Aplikasi Cek Bansos
Selain website, Anda juga bisa menggunakan aplikasi resmi:
- Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store
- Pilih Buat Akun (untuk pengguna baru)
- Lengkapi data diri (NIK, nama, alamat, email)
- Unggah foto KTP dan swafoto
- Verifikasi akun (jika diminta)
- Login dan buka menu Profil
- Lihat status bantuan yang diterima
Aplikasi ini juga menampilkan data anggota keluarga lain yang terdaftar dalam sistem bansos.
Besaran Bansos PKH dan BPNT 2026
Nominal BPNT
- Rp 200.000 per bulan
- Dibayarkan sekaligus setiap 3 bulan (Rp 600.000 per tahap)
Nominal PKH Berdasarkan Kategori:
- Ibu hamil: Rp 3.000.000/tahun (Rp 750.000/tahap)
- Anak usia dini: Rp 3.000.000/tahun (Rp 750.000/tahap)
- Siswa SD: Rp 900.000/tahun (Rp 225.000/tahap)
- Siswa SMP: Rp 1.500.000/tahun (Rp 375.000/tahap)
- Siswa SMA: Rp 2.000.000/tahun (Rp 500.000/tahap)
- Disabilitas berat: Rp 2.400.000/tahun (Rp 600.000/tahap)
- Lansia 60+: Rp 2.400.000/tahun (Rp 600.000/tahap)
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp 10.800.000/tahun (Rp 2.700.000/tahap)
Kesimpulan
Penyaluran bansos PKH dan BPNT tahap 2 pada April 2026 menjadi salah satu bantuan penting bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Dengan sistem DTSEN dan aturan desil terbaru, bantuan kini lebih tepat sasaran. Masyarakat diimbau untuk aktif mengecek status penerimaan bansos melalui website atau aplikasi resmi Kemensos agar tidak ketinggalan informasi pencairan.
Sumber
https://www.detik.com/sumbagsel/berita/d-8423694/bansos-pkh-bpnt-april-2026-pencairan-tahap-2-cek-penerima-nominalnya?page=2




