Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) pada April 2026 yang masuk dalam pencairan tahap 2. Program ini mencakup bantuan dari Kementerian Sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau bantuan sembako. Penyaluran bansos ini menjadi bagian dari anggaran perlindungan sosial (perlinsos) tahun 2026 yang mencapai Rp508,2 triliun. Sebelumnya, pencairan tahap 1 telah dilakukan sejak Februari 2026.
Jadwal dan Besaran Bansos April 2026
Untuk tahap 2, masyarakat penerima manfaat akan kembali mendapatkan bantuan sesuai kategori masing-masing.
Bantuan PKH
Besaran bantuan PKH berbeda tergantung kategori penerima, yaitu:
- Ibu hamil: Rp750.000 per tahap
- Anak usia dini: Rp750.000
- Siswa SD: Rp225.000
- Siswa SMP: Rp375.000
- Siswa SMA: Rp500.000
- Lansia (60 tahun ke atas): Rp600.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
Bantuan BPNT (Sembako)
Sementara itu, bantuan BPNT diberikan sebesar Rp200.000 per bulan. Namun pencairannya dilakukan setiap tiga bulan sekali, sehingga total yang diterima mencapai Rp600.000. Program BPNT pada 2026 memiliki alokasi anggaran sebesar Rp43,8 triliun untuk sekitar 18,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Bantuan ini disalurkan dalam bentuk saldo elektronik yang dapat digunakan di e-warong atau agen bank untuk membeli kebutuhan pokok.
Cara Cek Penerima Bansos April 2026
Masyarakat kini bisa dengan mudah mengecek status penerima bansos hanya menggunakan KTP. Berikut dua cara yang bisa dilakukan:
Cek Lewat Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Play Store atau App Store
- Buka aplikasi dan pilih menu “Cek Bansos”
- Isi data wilayah (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa)
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP
- Lakukan verifikasi captcha
- Klik “Cari Data”
- Hasil akan menampilkan status penerima dan jenis bantuan
Jika tidak terdaftar, sistem akan menampilkan keterangan bahwa data tidak ditemukan.
Cek Lewat Situs Resmi
Selain aplikasi, pengecekan juga bisa dilakukan melalui situs resmi:
- Kunjungi laman resmi cekbansos.kemensos.go.id di HP atau Laptop
- Isi data wilayah tempat tinggal
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP
- Ketik kode captcha
- Klik “Cari Data”
- Sistem akan menampilkan status penerimaan bansos
Data Penyaluran Bansos 2026
Pemerintah kini menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai dasar utama penyaluran bansos. Sistem ini memungkinkan masyarakat mengetahui status kesejahteraan (desil) hanya dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
Waspada Penipuan Bansos
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada oknum yang mengaku bisa mengubah status desil agar mendapatkan bansos. Menurutnya, penentuan desil sepenuhnya dilakukan oleh Badan Pusat Statistik, sehingga tidak ada pihak lain yang bisa memanipulasi data tersebut.
Kesimpulan
Pencairan bansos April 2026 tahap 2 menjadi lanjutan dari program bantuan pemerintah untuk menjaga kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya sistem digital seperti aplikasi dan situs resmi, masyarakat kini bisa dengan mudah mengecek status penerimaan bansos. Namun, tetap penting untuk waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan program bantuan sosial.
Sumber
https://economy.okezone.com/read/2026/04/01/320/3209762/cara-cek-penerima-bansos-di-april-2026-blt-rp600-000-cair?page=all




