Masyarakat penerima bantuan sosial dari Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kini dapat dengan mudah mengecek apakah dana bantuan sudah cair atau masih dalam proses penyaluran.
Pengecekan status bansos PKH dan BPNT Maret 2026 dapat dilakukan secara online melalui situs resmi Kementerian Sosial (Kemensos) maupun aplikasi Cek Bansos. Dengan cara ini, masyarakat tidak perlu lagi datang langsung ke kantor Dinas Sosial.
Kriteria Penerima Bansos PKH dan BPNT 2026
Pada tahun 2026, pemerintah menggunakan sistem desil sebagai acuan dalam menentukan penerima bantuan sosial.
Jika sebelumnya BPNT mencakup hingga desil 5, kini baik PKH maupun BPNT hanya diberikan kepada masyarakat dalam kategori desil 1 sampai 4.
Berikut pembagian penerima bansos berdasarkan program:
- PKH: Desil 1–4
- BPNT (Sembako): Desil 1–4
- PBI JKN: Desil 1–5 atau berdasarkan hasil asesmen
- ATENSI: Desil 1–5 atau berdasarkan asesmen
Program bansos lainnya: Desil 1–5 atau sesuai penilaian
Sistem ini bertujuan agar bantuan lebih tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Jadwal Penyaluran Bansos PKH dan BPNT 2026
Penyaluran bansos PKH dan BPNT dilakukan secara bertahap setiap tiga bulan (triwulan). Dalam satu tahap, bantuan langsung diberikan untuk periode tiga bulan sekaligus.
Untuk Maret 2026, pemerintah tengah menyalurkan tahap pertama yang mencakup Januari hingga Maret.
Adapun jadwal penyaluran dalam satu tahun adalah:
- Tahap 1: Januari – Maret
- Tahap 2: April – Juni
- Tahap 3: Juli – September
- Tahap 4: Oktober – Desember
Karena tidak ada tanggal pasti pencairan, masyarakat disarankan untuk rutin mengecek status bansos melalui layanan resmi.
Besaran Dana Bansos PKH dan BPNT 2026
Nominal bantuan PKH diberikan sesuai kategori penerima, sedangkan BPNT memiliki jumlah tetap setiap bulan.
Rincian Bansos PKH 2026:
- Ibu hamil: Rp3.000.000/tahun (Rp750.000/tahap)
Anak usia dini: Rp3.000.000/tahun (Rp750.000/tahap)
Siswa SD: Rp900.000/tahun (Rp225.000/tahap)
Siswa SMP: Rp1.500.000/tahun (Rp375.000/tahap)
Siswa SMA: Rp2.000.000/tahun (Rp500.000/tahap)
Disabilitas berat: Rp2.400.000/tahun (Rp600.000/tahap)
Lansia: Rp2.400.000/tahun (Rp600.000/tahap)
Korban pelanggaran HAM berat: Rp10.800.000/tahun (Rp2.700.000/tahap)
Rincian Bansos BPNT:
- Rp200.000 per bulan
- Dicairkan sekaligus per 2–3 bulan (Rp400.000 – Rp600.000)
Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Maret 2026 Lewat Website
Untuk mengecek status bansos melalui website Kemensos, ikuti langkah berikut:
- Kunjungi situs resmi: https://cekbansos.kemensos.go.id/
- Pilih wilayah sesuai domisili (provinsi hingga desa/kelurahan)
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP
- Isi kode captcha yang tersedia
- Klik tombol “CARI DATA”
Hasil pencarian akan menampilkan informasi penerima manfaat sesuai data yang dimasukkan.
Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Lewat Aplikasi
Selain website, Anda juga bisa menggunakan aplikasi resmi:
- Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store
- Buat akun baru jika belum terdaftar
- Isi data lengkap seperti NIK, alamat, email, dan password
- Unggah foto KTP dan swafoto
- Login dan buka menu Profil
Di halaman profil, Anda bisa melihat status bantuan, jenis bansos yang diterima, hingga data anggota keluarga yang terdaftar.
Kesimpulan
Cara cek bansos PKH dan BPNT Maret 2026 sangat mudah dilakukan secara online. Dengan rutin melakukan pengecekan melalui website atau aplikasi resmi, masyarakat dapat memastikan status bantuan serta memantau proses pencairannya.
Pastikan data yang dimasukkan sesuai dengan identitas resmi agar hasil yang ditampilkan akurat. Dengan begitu, bantuan sosial dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kebutuhan sehari-hari.




