Bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos) selalu dinantikan pencairannya oleh masyarakat setiap bulan. Pada Maret 2026 ini, pertanyaan mengenai kelanjutan bansos PKH masih banyak diajukan. Berikut penjelasan lengkap mengenai jadwal, daftar penerima, dan cara pengecekan status bansos, dilansir dari Bansos.
Pemerintah saat ini tengah melakukan pencairan tahap pertama yang meliputi periode Januari hingga Maret.
Perlu diingat bahwa tidak ada tanggal pasti untuk pencairan bansos dan penyalurannya dilakukan secara bertahap. Selain itu, setiap daerah mungkin menerima bantuan pada waktu yang berbeda. Jadi, jika belum menerima di awal bulan, kemungkinan bantuan akan cair di akhir periode Maret masih terbuka lebar.
Pemerintah telah menetapkan bahwa pencairan bansos dilakukan empat kali dalam setahun, atau setiap tiga bulan sekali.
Rincian tahapan pencairan adalah sebagai berikut:
- Tahap 1: Januari, Februari, Maret
- Tahap 2: April, Mei, Juni
- Tahap 3: Juli, Agustus, September
- Tahap 4: Oktober, November, Desember
Skema ini berlaku untuk bansos PKH (Program Keluarga Harapan) dan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai).
Kriteria Penerima Bansos PKH dan BPNT 2026
Sistem desil dari Data Terpadu Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) digunakan untuk menentukan penerima bansos pada tahun 2026.
Berikut adalah kriteria penerima berdasarkan desil:
- PKH: Desil 1–4
- BPNT (Sembako): Desil 1–4
- PBI JKN: Desil 1–5 atau hasil asesmen
- ATENSI: Desil 1–5 atau hasil asesmen
- Bansos lainnya: Desil 1–5 atau hasil asesmen
Prioritas penerimaan bantuan akan semakin tinggi jika desil semakin rendah.
Mengenal Desil dalam Penyaluran Bansos
Data penerima bansos berasal dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), yang mengelompokkan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan yang disebut desil.
Penentuan desil dilakukan melalui indikator sosial dan ekonomi, seperti:
- Tingkat pendidikan dan pekerjaan
- Kondisi rumah dan luas bangunan
- Daya listrik
- Kepemilikan aset rumah tangga
Secara umum, terdapat 10 tingkatan desil, yang masing-masing mewakili 10 persen kelompok keluarga di Indonesia.
- Desil 1: Kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah
- Desil 10: Kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi
Pemerintah biasanya memprioritaskan Desil 1 hingga Desil 4 sebagai penerima utama bantuan sosial seperti PKH dan BPNT. Keluarga pada Desil 5 masih berpeluang mendapatkan bantuan lain, seperti Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) atau BPJS gratis.
Status desil dapat berubah seiring pembaruan data. Masyarakat yang merasa data tidak sesuai dapat mengajukan perbaikan melalui desa/kelurahan, dinas sosial, atau fitur sanggah di aplikasi Cek Bansos.
Pengecekan status desil penerima bansos PKH dan BPNT kini lebih mudah dengan NIK KTP. Sistem desil membantu menentukan tingkat kesejahteraan masyarakat agar penyaluran bantuan tepat sasaran.
Cara Cek Status PKH Maret 2026
Status penerima bansos dapat dicek secara online melalui situs resmi Kemensos.
Langkah-langkah Pengecekan Melalui Website
- Kunjungi situs cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih wilayah (provinsi, kabupaten, kecamatan, desa)
- Masukkan nama sesuai KTP
- Isi kode captcha
- Klik “CARI DATA”
- Sistem akan menampilkan hasil pencarian
Cara Pengecekan Melalui Aplikasi Cek Bansos
Selain melalui website, status bansos juga dapat dicek menggunakan aplikasi resmi.
Berikut langkah-langkahnya:
- Unduh aplikasi Cek Bansos
- Pilih “Buat Akun”
- Isi data diri lengkap (NIK, alamat, email)
- Unggah foto KTP dan selfie
- Klik “Buat Akun Baru”
- Lakukan verifikasi email
- Login dan buka menu “Profil”
Status bantuan, termasuk anggota keluarga lainnya, dapat dilihat di menu ini.
Penyebab Bansos Belum Cair
Terdapat beberapa kemungkinan penyebab jika bansos belum diterima, di antaranya:
- Penyaluran belum menjangkau daerah yang bersangkutan.
- Data masih dalam proses verifikasi.
- Tidak termasuk dalam kategori desil DTSEN.
- Data tidak valid atau belum terdaftar.
Pencairan PKH Maret 2026 masih dalam tahap pertama. Disarankan untuk rutin mengecek status penerimaan melalui website atau aplikasi resmi Kemensos karena tidak ada tanggal pasti.




