Bansos PKH BPNT Cair Maret 2026? Cek dengan Data Ini. Warga sekarang bisa memeriksa keadaan penerimaan bantuan sosial untuk bulan Maret 2026 dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan.
Pengecekan ini penting karena lebih dari 90 persen bantuan sosial pada triwulan pertama 2026 sudah disalurkan.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengonfirmasi hasil distribusi bantuan Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non-Tunai di akhir bulan lalu.
“Alhamdulillah proses penyaluran bantuan sosial berjalan baik dan sudah melebihi 90 persen,” ujar Saifullah pada Rabu, 25 Februari lalu.
Apa itu PKH dan BPNT?
Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) adalah dua jenis bantuan sosial dari pemerintah Indonesia yang ditujukan untuk membantu keluarga miskin atau rentan.
PKH merupakan bantuan berupa uang tunai yang diberikan secara bertahap setiap tiga bulan dengan syarat tertentu, seperti memiliki ibu hamil, anak sekolah, balita, lansia, atau penyandang disabilitas, dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan melalui pendidikan dan kesehatan.
Sementara itu, BPNT adalah bantuan dalam bentuk saldo yang digunakan untuk membeli kebutuhan pangan seperti beras dan telur, biasanya disalurkan setiap bulan sebesar sekitar Rp200.000 dan bisa dirapel.
Secara umum, PKH berfokus pada peningkatan kualitas hidup jangka panjang, sedangkan BPNT membantu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari, dan keduanya dapat diterima bersamaan oleh keluarga yang memenuhi kriteria.
Cara Memeriksa Data dan Rincian Bantuan
Kementerian Sosial menetapkan NIK yang terdapat pada Kartu Tanda Penduduk sebagai satu-satunya syarat dalam memeriksa data.
Masyarakat dapat melihat status pencairan bantuan dengan mengikuti langkah-langkah ini melalui ponsel:
- Kunjungi situs cekbansos.kemensos.go.id lewat peramban.
- Masukkan nomor NIK dari KTP.
- Isi kode keamanan yang muncul di layar.
- Klik tombol ‘CARI DATA’.
- Tunggu hingga sistem menampilkan nama, kelompok desil, dan status penerimaan.
Setelah berhasil diverifikasi, pemerintah akan menyalurkan dana sesuai program.
Penerima Bantuan Pangan Non-Tunai akan mendapatkan total pencairan tahap pertama sebesar Rp600.000, yang merupakan alokasi Rp200.000 setiap bulan.
Sementara itu, sistem memberikan dana Program Keluarga Harapan setiap tiga bulan sesuai dengan kategori penerima bantuan sebagai berikut:
- Korban pelanggaran hak asasi manusia berat: Rp2.700.000
- Ibu hamil atau baru melahirkan: Rp750.000
- Anak balita (usia 0-6 tahun): Rp750.000
- Orang lanjut usia (60 tahun ke atas): Rp600.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
- Siswa SMA atau yang setara: Rp500.000
- Siswa SMP atau yang setara: Rp375.000
- Siswa SD atau yang setara: Rp225.000
Demikian informasi mengenai pencairan bansos PKH dan BPNT untuk tahap I yang biasanya cair antara bulan januari hingga maret. Pantau terus status Anda apakah sudah cair atau belum.
Sumber
https://www.kompas.tv/info-publik/657378/sudah-cek-status-bansos-pkh-bpnt-maret-2026-pencairan-capai-90-persen-ini-data-yang-dibutuhkan




