Penyaluran bantuan sosial (bansos) rutin seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) untuk periode Maret 2026 kini telah mendekati akhir tahap pertama.
Selain bantuan reguler tersebut, pemerintah juga menyalurkan tambahan berupa beras 10 kilogram dan minyak goreng 2 liter bagi masyarakat yang masuk kategori penerima.
Agar warga dapat memastikan apakah namanya tercatat sebagai penerima, berikut panduan langkah pengecekan yang dapat dilakukan.
Perlu dicatat, penetapan sasaran bansos saat ini menggunakan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang menggantikan sistem sebelumnya. Oleh karena itu, masyarakat perlu memastikan NIK mereka sudah terdaftar dan valid di sistem ini.
Cara Mengecek Penerima Bansos Maret 2026
Melalui Website Resmi Cek Bansos Kemensos
- Kunjungi situs https://cekbansos.kemensos.go.id
- Isi informasi berikut:
- Provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan
- Nama lengkap sesuai KTP
- Masukkan kode captcha yang muncul
- Tekan tombol “Cari Data”
- Jika data Anda terdaftar, sistem akan menampilkan detail penerima serta jenis bantuan yang diterima.
Menggunakan Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi resmi “Cek Bansos” melalui Play Store atau App Store
- Login atau buat akun baru bila belum memiliki
- Pilih menu “Cek Bansos”
- Masukkan data sesuai KTP
- Lakukan verifikasi dan tekan “Cari Data”
- Informasi mengenai jenis bantuan dan status pencairan akan langsung muncul.
Mengecek Penerima PIP
- Kunjungi situs https://pip.kemendikdasmen.go.id/home_v1
- Temukan kolom “Cari Penerima PIP”
- Masukkan NISN dan NIK
- Jawab pertanyaan verifikasi yang diminta
- Klik “Cek Penerima PIP”
- Status penerima akan ditampilkan secara otomatis.
Daftar Bantuan Sosial yang Dicairkan pada Maret 2026
PKH (Program Keluarga Harapan)
Bansos ini diberikan empat kali setahun, dan Maret menjadi penutup tahap pertama. Warga yang terdaftar di DTSEN dan belum menerima bantuan pada Januari–Februari masih memiliki kesempatan mendapatkan dana bulan ini.
Dilansir dari Tribun.com berikut besaran bantuan per kategori:
- Ibu hamil/nifas: Rp750.000
- Anak usia dini (0–6 tahun): Rp750.000
- Siswa SD: Rp225.000
- Siswa SMP: Rp375.000
- Siswa SMA: Rp500.000
- Disabilitas berat: Rp600.000
- Lansia: Rp600.000
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000
BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai)
Bantuan pangan senilai Rp200.000 per bulan, biasanya dicairkan bersamaan dengan PKH.
Bansos Pangan: Beras 10 Kg dan Minyak Goreng 2 Liter
Bantuan pangan ini disalurkan sepanjang Februari–Maret 2026 dan menargetkan 33,2 juta penerima dari kategori Desil I–IV DTSEN.
Persediaan oleh Bulog:
- Beras: 664,8 ribu ton
- Minyak goreng: 132,9 ribu kiloliter
- Total anggaran: Rp11,92 triliun
PBI JK (Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan)
Iuran BPJS Kesehatan ditanggung pemerintah sebesar Rp42.000 per orang per bulan.
PIP (Program Indonesia Pintar)
Memasuki bulan kedua pencairan tahap pertama (Februari–April 2026).
Rincian bantuan:
- Siswa SD: Rp450.000 per tahun; Rp225.000 untuk siswa baru dan kelas akhir
- Siswa SMP: Rp750.000 per tahun; Rp375.000 untuk siswa baru dan kelas akhir
- Siswa SMA/SMK: Rp1.800.000 per tahun; Rp500.000–Rp900.000 untuk siswa baru dan kelas akhir
Kesimpulan
Jika bantuan sosial Maret 2026 belum diterima, penerima dapat segera mengecek statusnya melalui website resmi, aplikasi Cek Bansos, atau kantor desa/kelurahan untuk memastikan apakah termasuk daftar penerima.
Sumber Referensi
https://belitung.tribunnews.com/news/212634/belum-dapat-bansos-bulan-maret-2026-cek-status-penerima-di-sini?page=2




