Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, pemerintah kembali menyalurkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pada Maret 2026. Program ini menjadi bagian dari stimulus ekonomi kuartal pertama yang bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan hingga Lebaran. BPNT termasuk salah satu bantuan sosial yang paling dinantikan karena nilai bantuannya cukup besar. Dalam satu kali pencairan, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bisa menerima hingga Rp600.000.
Cara Cek Penerima BPNT Maret 2026
Masyarakat dapat mengecek status penerimaan BPNT secara online dengan mudah melalui dua cara berikut:
Melalui Website Resmi Kemensos
- Kunjungi situs cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP
- Isi kode captcha yang tersedia
- Klik tombol “Cari Data”
Jika terdaftar, sistem akan menampilkan nama penerima, status bantuan, serta periode pencairan.
Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Play Store atau App Store
- Login atau daftar akun baru
- Pilih menu “Cek Bansos”
- Masukkan data wilayah dan nama lengkap
- Isi kode verifikasi
- Klik “Cari Data”
Hasilnya akan menunjukkan apakah Anda termasuk penerima bantuan atau tidak.
Besaran Bantuan BPNT 2026
Pada tahun 2026, setiap KPM menerima bantuan sebesar Rp200.000 per bulan. Namun, pencairan dilakukan setiap tiga bulan sekali (per triwulan), sehingga total dana yang diterima mencapai Rp600.000 dalam satu tahap.
Dana ini dapat digunakan untuk membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan pangan lainnya.
Penyaluran Melalui Bank dan Kantor Pos
Agar penyaluran berjalan lancar, pemerintah menyalurkan BPNT melalui dua jalur, yaitu:
- Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN)
- PT Pos Indonesia, terutama untuk wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal)
Syarat Penerima BPNT 2026
Tidak semua masyarakat berhak menerima bantuan ini. Berikut kriteria penerima BPNT:
- Warga Negara Indonesia (WNI) dengan NIK valid
- Terdaftar dalam DTSEN
- Termasuk keluarga miskin atau rentan miskin
- Bukan ASN, TNI, atau Polri
- Bukan pensiunan dengan gaji dari negara
- Tidak memiliki penghasilan di atas UMP/UMK
Jadwal Pencairan BPNT 2026
Penyaluran BPNT dilakukan dalam empat tahap sepanjang tahun:
- Tahap 1: Januari – Maret 2026
- Tahap 2: April – Juni 2026
- Tahap 3: Juli – September 2026
- Tahap 4: Oktober – Desember 2026
Saat ini, pencairan yang berlangsung pada Maret 2026 merupakan bagian dari tahap pertama.
Kesimpulan
Pencairan BPNT Maret 2026 menjadi bantuan penting bagi masyarakat menjelang Lebaran. Dengan total bantuan hingga Rp600.000 per tahap, program ini diharapkan mampu meringankan beban kebutuhan pokok. Pastikan Anda rutin mengecek status penerimaan agar tidak melewatkan pencairan bantuan.
Sumber
https://www.metrotvnews.com/read/NG9CzzYz-cair-jelang-lebaran-simak-cara-cek-dan-jadwal-penyaluran-bansos-bpnt-rp600-ribu




