Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, kabar baik datang bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Pemerintah mempercepat proses distribusi bantuan sosial (bansos), bahkan membuka peluang pencairan dua tahap sekaligus untuk sebagian penerima, khususnya KPM baru. Sejumlah penerima baru dilaporkan telah menerima dana bantuan dari Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Bantuan yang masuk ke rekening ini diduga merupakan tambahan atau bantuan komplementer bagi peserta yang sebelumnya hanya menerima salah satu jenis bansos.
Penerima Baru dan Status Bantuan
Sebanyak jutaan KPM baru berasal dari peserta PKH yang sebelumnya belum pernah mendapatkan BPNT. Kini, mereka mulai terdata sebagai penerima tambahan dalam sistem bantuan sosial. Di sisi lain, penerima lama BPNT juga ada yang terverifikasi sebagai penerima PKH tambahan. Hal ini menunjukkan adanya integrasi data bantuan yang terus diperbarui oleh pemerintah.
Namun demikian, pencairan bansos tahap kedua masih belum dilakukan. Penyaluran untuk tahap ini dijadwalkan berlangsung pada periode April hingga Juni 2026, mengikuti alokasi triwulan kedua.
Proses Pencairan Masih Berlangsung
Pencairan bansos memerlukan beberapa tahapan administratif, mulai dari penerbitan Surat Perintah Membayar (SPM), hingga proses Standing Instruction (SI) oleh bank penyalur. Setelah status mencapai SI, dana biasanya bisa dicairkan dalam waktu 1 hingga 3 hari kerja.
Sebagian KPM juga masih dalam tahap pembukaan rekening kolektif (burekol). Namun, ada laporan bahwa beberapa penerima yang sebelumnya berstatus burekol kini sudah berhasil mencairkan bantuan setelah status rekening mereka aktif.
Pencairan Bisa Terjadi Tiba-Tiba
Fenomena menarik terjadi di sejumlah daerah, di mana KPM mengaku menerima bansos secara mendadak. Setelah ditelusuri, hal ini disebabkan oleh pembaruan sistem data yang mengubah status penerima menjadi aktif.
Kasus ini menunjukkan bahwa pencairan bansos bisa terjadi sewaktu-waktu, terutama bagi KPM yang sebelumnya sudah terdaftar namun belum menerima bantuan secara penuh.
Imbauan Pemerintah untuk KPM
Pemerintah melalui Kementerian Sosial mengingatkan pentingnya pemutakhiran data penerima bantuan. Partisipasi masyarakat dalam memperbarui data dinilai krusial agar penyaluran bansos lebih tepat sasaran.
KPM yang sudah memiliki rekening aktif juga disarankan untuk rutin mengecek saldo secara mandiri. Hal ini penting karena pencairan bantuan, termasuk kemungkinan penggabungan tahap pertama dan kedua, bisa dilakukan kapan saja.
Kesimpulan
Peluang pencairan bansos PKH dan BPNT dua tahap sekaligus menjadi kabar positif bagi masyarakat menjelang Lebaran 2026. Meski masih menunggu proses administrasi dan jadwal resmi, beberapa penerima sudah mulai merasakan manfaat bantuan ini. Oleh karena itu, penting bagi KPM untuk terus memantau status dan memastikan data mereka selalu terbarui.
Sumber
https://radarkediri.jawapos.com/nasional/787315307/bansos-h-2-lebaran-beri-kabar-gembira-untuk-kpm-baru-pkh-bpnt-berpeluang-masuk-rekening?page=3




