Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di berbagai daerah saat ini masih menunggu kepastian terkait pengisian saldo Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) setelah penyaluran bantuan sosial PKH dan BPNT tahap pertama hampir selesai dilakukan.
Menjelang perayaan hari raya, pemerintah mulai memberikan sinyal terkait jadwal pencairan bansos PKH dan BPNT tahap kedua yang mencakup alokasi bulan April hingga Juni.
Masyarakat penerima bantuan disarankan untuk secara aktif memantau status data mereka pada sistem pusat agar proses pencairan tidak terhambat oleh masalah administrasi.
Penyaluran Tahap Pertama Hampir Rampung
Sampai pertengahan Maret 2026, sekitar 95 persen bantuan PKH dan BPNT tahap pertama telah berhasil masuk ke rekening para KPM. Meski demikian, masih terdapat sekitar 5 persen penerima yang saldo KKS-nya belum terisi.
Informasi tersebut disampaikan melalui kanal YouTube Diary Bansos. Keterlambatan penyaluran ini biasanya terjadi karena beberapa faktor, seperti proses Buka Rekening Kolektif (Burekol) bagi penerima baru, proses pengecekan rekening yang masih berlangsung, atau kendala pada proses verifikasi data kependudukan.
Bagi KPM yang termasuk dalam kelompok tersebut, disarankan untuk tetap bersabar dan terus berkoordinasi dengan pendamping sosial hingga status pada sistem SIKS-NG berubah menjadi SI (Standing Instruction).
Perkiraan Jadwal Pencairan Tahap Kedua
Mengacu pada pola penyaluran tahunan dari Kementerian Sosial, pencairan bantuan tahap kedua yang meliputi periode April, Mei, dan Juni biasanya mulai diproses pada bulan kedua dari periode tersebut.
Dengan demikian, dana bantuan diperkirakan mulai masuk ke rekening KKS bank Himbara seperti Mandiri, BNI, BRI, dan BSI pada rentang waktu Mei hingga Juni 2026.
Penyaluran bantuan ini tetap diperuntukkan bagi KPM yang tercatat dalam kategori Desil 1 hingga Desil 4.
Selain itu, data yang tercatat di Badan Pusat Statistik (BPS) juga harus menunjukkan bahwa penerima masih memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan, misalnya memiliki anggota keluarga yang termasuk dalam komponen bantuan seperti anak sekolah, lansia, atau penyandang disabilitas.
Pentingnya Memantau Status SI di SIKS-NG
Masyarakat penerima bantuan diimbau untuk tidak terburu-buru mengecek saldo melalui ATM sebelum ada informasi resmi terkait pencairan dana.
Status SI (Standing Instruction) pada aplikasi SIKS-NG menjadi indikator utama bahwa dana bantuan sudah siap diproses untuk ditransfer oleh bank penyalur ke rekening penerima.
Selain itu, masyarakat juga perlu memperhatikan proses pemutakhiran data yang sedang dilakukan oleh BPS pada bulan ini. Perubahan data sosial ekonomi dapat mempengaruhi status penerima bantuan.
Beberapa faktor yang dapat menyebabkan bantuan dihentikan pada tahap berikutnya antara lain perubahan pekerjaan menjadi ASN, TNI, atau Polri, peningkatan pendapatan di atas batas yang ditentukan, hingga status penerima yang telah meninggal dunia.
Hal tersebut sejalan dengan penjelasan dari Kementerian Sosial melalui akun media sosial resminya.
“Bantuan sosial disalurkan berdasarkan data yang terus diperbaharui. Karena setiap hari ada perubahan, ada yang lahir, ada yang pindah, ada yang wafat,” terang video dalam unggahan instagram @kemensosri.
Kesimpulan
Bansos PKH dan BPNT tahap 2 tahun 2026 diperkirakan mulai cair pada Mei hingga Juni 2026.
Sumber Referensi
https://radarbogor.jawapos.com/bansos/2477302588/saldo-kks-bansos-pkh-dan-bpnt-tahap-2-siap-meluncur-mei-juni-2026-intip-bocoran-jadwal-kemensos-dan-cara-jitu-cek-status-si-di-siks-ng




