Menjelang Lebaran 2026 Pemerintah terus menyalurkan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) kepada penerima yang berada di desil 1 hingga 4. Pencairan bansos PKH Maret 2026 merupakan bagian dari penyaluran tahap pertama yang mencakup bulan Januari, Februari, dan Maret. Penerima bantuan ini dipastikan sudah menerima dana sejak Januari hingga akhir Maret mendatang. Nominal setiap penerima berbeda-beda, mulai dari Rp225.000 hingga Rp2,7 juta per tahap atau sekali penyaluran. Nah, untuk memastikan bansos PKH Maret 2026 cair menjelang Lebaran atau tidak, berikut adalah informasinya
Waspada Penipuan Pendaftaran Bansos Ramadan 2026
Dilansir dari laman Komdigi, masyarakat diminta untuk berhati-hati dengan unggahan di media sosial yang mengklaim adanya tautan (link) pendaftaran bansos Ramadan 2026. Faktanya, klaim tersebut tidaklah benar alias hoaks. Imbauan ini menjadi perhatian karena adanya unggahan di Facebook yang menyertakan tautan pendaftaran bansos palsu. Setelah ditelusuri, tautan tersebut tidak mengarah ke laman resmi pengecekan bansos Kementerian Sosial (Kemensos). Tautan tersebut mengarahkan pengguna ke sebuah laman yang meminta pengisian data pribadi, mencakup nama lengkap sesuai KTP, nomor Telegram aktif, asal provinsi, dan jenis kelamin. Oleh karena itu, masyarakat perlu sangat berhati-hati.
Jadwal Pencairan Bansos PKH Maret 2026
Pemerintah menetapkan jadwal resmi penyaluran bansos PKH 2026 secara bertahap per tiga bulan sekali. Penerima akan mendapatkan bantuan secara sekaligus untuk satu kali pencairan. Dalam satu tahun berjalan, akan ada empat kali distribusi bansos kepada penerima. Hal ini menyesuaikan dengan aturan yang berlaku di tahun sebelumnya.
Adapun jadwal pencairannya adalah sebagai berikut:
- Tahap 1: Januari, Februari, Maret
- Tahap 2: April, Mei, Juni
- Tahap 3: Juli, Agustus, September
- Tahap 4: Oktober, November, Desember
Pada bulan Maret 2026, sedang berlangsung penyaluran bansos tahap 1. Perlu dicatat bahwa pemerintah tidak menetapkan tanggal khusus penyaluran bantuan. Oleh karena itu, masyarakat perlu melakukan pengecekan secara berkala di laman Cek Bansos Kemensos.
Cara Cek Penerima Bansos PKH Maret 2026
Ada dua cara untuk mengecek nama penerima secara daring (online), yakni melalui situs resmi dan aplikasi Cek Bansos. Data yang harus dipersiapkan adalah 16 digit NIK dan identitas sesuai KTP.
Cek Melalui Situs Cek Bansos
- Buka situs https://cekbansos.kemensos.go.id/
- Masukkan wilayah (Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa)
- Masukkan nama Penerima Manfaat (PM) sesuai KTP
- Ketikkan huruf kode yang tertera
- Klik “Cari Data”
Sistem akan memunculkan status penerima bansos. Periksa bagian kolom PKH; jika tertulis “Ya”, maka nama tersebut tercatat sebagai penerima bantuan.
Cek Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store.
- Buka aplikasi, lalu klik “Buat Akun Baru”.
- Lengkapi data diri seperti nama, nomor NIK, alamat, email, dan buat kata sandi (password).
- Lampirkan swafoto (selfie) memegang KTP dan foto KTP.
- Klik “Buat Akun Baru”.
- Setelah data divalidasi dan akun aktif, silakan masuk (login).
- Buka menu “Profil” untuk mengetahui status penerima bansos.
Dalam data profil akan muncul informasi status penerima bansos untuk anggota keluarga lainnya yang telah terdaftar di DTKS, mulai dari nama, umur, jenis kelamin, hingga status bantuan.




