Desil adalah sistem pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi yang membagi penduduk ke dalam 10 kelompok, dari paling miskin hingga paling sejahtera. Status desil kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi indikator penting kelayakan penerima bantuan. Masyarakat kini banyak mencari tahu posisi desil mereka karena berpengaruh pada peluang menerima bantuan seperti PKH, BPNT, dan bantuan iuran jaminan kesehatan. Pengecekan status desil kini dapat dilakukan mandiri melalui layanan resmi pemerintah, baik situs web maupun aplikasi. Status desil membantu warga mengetahui apakah mereka termasuk kelompok yang berhak menerima bantuan sosial.
Klasifikasi Desil
Berikut pembagian desil secara umum:
- Desil 1: Sangat miskin
- Desil 2: Miskin
- Desil 3: Hampir miskin
- Desil 4: Rentan miskin
- Desil 5: Pas-pasan (Tengah)
- Desil 6–10: Menengah hingga mampu
Rumah tangga di desil 1 hingga 4 menjadi prioritas penerima bansos , desil 5 masih berpeluang, sementara desil 6 ke atas peluangnya lebih kecil.
Peran DTSEN dalam Penyaluran Bansos
Pemerintah menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis utama penentuan penerima bantuan sosial. Data ini terintegrasi dari Kementerian Sosial, Badan Pusat Statistik (BPS), dan data kependudukan dari Dukcapil. Tujuannya agar penyaluran bantuan lebih akurat, transparan, dan tepat sasaran. Setiap rumah tangga dipetakan berdasarkan kondisi sosial ekonomi dan ditempatkan dalam kategori desil tertentu. Sistem ini memprioritaskan bantuan kepada kelompok yang paling membutuhkan, terutama desil terendah.
Cara Cek Desil Bansos Secara Online
Masyarakat dapat mengecek status desil dan peluang penerimaan bansos melalui layanan resmi pemerintah.
Cek Melalui Website Resmi Kemensos
Pengecekan bansos via website resmi kemensos dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut:
- Buka situs resmi cek bansos Kemensos.
- Masukkan Nomor NIK lengkap sesuai KTP.
- Isi kode captcha yang muncul di layar.
- Klik tombol Cari Data.
Jika data ditemukan, sistem akan menampilkan status penerima bantuan serta jenis bantuan yang pernah atau sedang diterima.
Cek Melalui Aplikasi Cek Bansos
Selain website, pengecekan juga dapat dilakukan melalui Aplikasi Cek Bansos Kementerian Sosial. Langkah-langkahnya:
- Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store.
- Buat akun menggunakan NIK, nomor KK, email, dan nomor telepon.
- Unggah foto KTP serta selfie dengan KTP.
- Login ke aplikasi.
- Pilih menu Cek Bansos untuk melihat status bantuan dan data kesejahteraan.
Aplikasi ini juga memiliki fitur Usul dan Sanggah, yang memungkinkan masyarakat mengajukan perubahan data jika merasa statusnya tidak sesuai.
Jenis Bansos yang Dipengaruhi Status Desil
Beberapa program bantuan sosial mempertimbangkan kategori desil dalam penyalurannya:
- Program Keluarga Harapan (PKH): Bantuan bersyarat untuk keluarga miskin dengan komponen ibu hamil, anak sekolah, lansia, dan penyandang disabilitas.
- Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) / Program Sembako: Bantuan berupa saldo untuk membeli kebutuhan pangan pokok melalui e-warong.
- Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK): Bantuan pemerintah untuk membayar iuran jaminan kesehatan masyarakat kurang mampu.
Sebagian besar program tersebut diprioritaskan bagi keluarga di desil 1 sampai desil 5 dalam sistem DTSEN.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Data Desil Tidak Sesuai?
Jika masyarakat merasa status kesejahteraannya tidak sesuai, langkah yang dapat dilakukan:
- Mengajukan usulan perbaikan data melalui aplikasi Cek Bansos.
- Melapor ke kantor desa atau kelurahan.
- Menghubungi pendamping sosial atau dinas sosial setempat.
Petugas akan melakukan verifikasi dan validasi lapangan sebelum memperbarui data dalam sistem DTSEN.




