Pemerintah terus memperbaiki sistem pendataan masyarakat untuk memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) tepat sasaran. Salah satu metode yang digunakan adalah sistem desil, yaitu pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi. Melalui sistem ini, pemerintah dapat menentukan prioritas keluarga yang berhak menerima bantuan.
Saat ini masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor desa atau kelurahan hanya untuk menanyakan status data bansos. Pengecekan status desil sudah dapat dilakukan secara online menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Layanan ini disediakan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) melalui platform resmi Cek Bansos Kemensos yang dapat diakses melalui ponsel atau komputer. Artikel ini akan membahas pengertian status desil dalam data bansos, cara cek desil, serta manfaat mengetahui status desil. Simak pembahasannya berikut ini.
Pengertian Status Desil dalam Data Bansos
Dilansir dari laman resmi cekbansos, Desil merupakan kelompok kesejahteraan keluarga yang diukur berdasarkan variabel sosial ekonomi mencakup keterangan individu (pekerjaan, pendidikan), keterangan perumahan (kondisi rumah, daya listrik) dan kepemilikan aset.
Terdapat 10 desil yang masing-masing berisi 10% keluarga di Indonesia, desil 1 merupakan keluarga dengan tingkat kesejahteraan 10% terbawah sementara desil 10 merupakan keluarga dengan tingkat kesejahteraan 10% tertingi. Penentuan desil bansos mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Hal ini diatur dalam Keputusan Menteri Sosial RI Nomor 79/HUK/2025 tentang Penetapan Peringkat Kesejahteraan Keluarga untuk Penyaluran Bantuan Sosial.
Desil juga dapat diartikan sistem pengelompokan yang digunakan pemerintah untuk memetakan kondisi ekonomi masyarakat. Dalam sistem ini, penduduk dibagi ke dalam 10 kelompok atau desil berdasarkan tingkat kesejahteraan.
- Desil 1 (Sangat Miskin) = Prioritas tertinggi dan berhak menerima seluruh jenis bantuan sosial
- Desil 2 (Miskin) = Termasuk penerima utama bantuan reguler
- Desil 3 (Hampir miskin) = Masih masuk kategori prioritas bansos
- Desil 4 (Rentan Miskin) = Memiliki peluang cukup besar memperoleh bantuan
- Desil 5 (Pas-pasan) = Berpotensi menerima bantuan terbatas
- Desil 6-10 (Menengah ke atas) = Dianggap mampu dan tidak menjadi fokus bantuan sosial.
Cara Cek Status Desil 2026 Secara Online Menggunakan NIK
Bagi masyarakat yang ingin mengetahui status desil mereka, proses pengecekannya cukup sederhana. Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan.
Cek Melalui Aplikasi Cek Bansos Kemensos
- Download aplikasi Cek Bansos di Play Store (Android) atau App Store (iOS)
- Buka aplikasi dan lakukan registrasi menggunakan nomor handphone aktif
- Verifikasi akun melalui kode OTP yang dikirim via SMS
- Login ke aplikasi dengan akun yang sudah dibuat
- Pilih menu “Cek Bansos” di dashboard
- Masukkan NIK atau nama lengkap sesuai KTP
- Pilih lokasi domisili (provinsi, kota, kecamatan, kelurahan)
- Tekan tombol “Cek” untuk melihat hasil
Aplikasi ini juga memungkinkan pengguna untuk mengajukan usulan sebagai calon penerima bansos jika memenuhi kriteria.
Cek Melalui Web cekbansos.kemensos.go.id
- Akses laman pencarian di cekbansos.kemensos.go.id via peramban
- Masukkan deret angka NIK sesuai data KTP.
- Ketik huruf kode keamanan yang tampil pada layar. Warga bisa menekan ikon penyegar (refresh) apabila kode tidak terbaca.
- Tekan tombol bertuliskan ‘CARI DATA’.
Sistem akan menampilkan rincian nama, kelompok desil, beserta status penetapan penerima kemensos bansos.
Manfaat Mengetahui Status Desil bagi Masyarakat
Mengetahui status desil memiliki beberapa manfaat penting bagi masyarakat.
- Membantu warga memahami apakah mereka termasuk kelompok yang berpotensi menerima bantuan sosial dari pemerintah.
- Informasi dapat digunakan untuk memastikan bahwa data keluarga sudah tercatat dengan benar dalam sistem pendataan pemerintah. Jika terdapat kesalahan atau data yang belum terdaftar, masyarakat dapat segera melakukan pembaruan melalui pemerintah daerah setempat.
- Membantu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program bantuan sosial. Warga dapat melihat secara langsung posisi mereka dalam sistem pendataan tanpa harus menunggu informasi dari pihak lain.
Kesimpulan
Dengan adanya layanan pengecekan desil secara online, masyarakat kini memiliki akses yang lebih mudah untuk mengetahui status data kesejahteraan mereka. Cukup dengan menggunakan NIK dan koneksi internet, informasi tersebut dapat diperoleh dengan cepat dan praktis.
Sumber referensi
https://cekbansos.kemensos.go.id/




