Kabar baik bagi masyarakat penerima bantuan sosial. Penyaluran bansos Maret 2026 mulai dilakukan secara bertahap di berbagai daerah. Pemerintah memastikan proses pencairan tetap mengacu pada data resmi dan mekanisme yang sudah ditetapkan agar bantuan benar-benar diterima oleh warga yang berhak. Untuk tahun 2026, Kemensos telah memperbarui kriteria desil bagi penerima bansos PKH dan BPNT. Jika sebelumnya BPNT dapat menjangkau hingga Desil 5, kini hanya masyarakat yang berada pada Desil 1 hingga Desil 4 yang akan mendapatkan bantuan sembako. Sementara itu, penerima PKH tetap diprioritaskan untuk Desil 1-4. Perubahan ini menandai upaya pemerintah untuk lebih mempertajam sasaran bantuan kepada kelompok rentan miskin.
Dilansir dari Kompas.TV, Kementerian Sosial (Kemensos) mencatat realisasi penyaluran bantuan sosial reguler tahap pertama menyentuh angka 90 persen pada awal Maret 2026. Terkait 10 persen kuota yang belum cair, Gus Ipul menyebut, sejumlah keluarga penerima manfaat masih menjalani proses administrasi perbankan.
Kapan Jadwal Penyaluran Bansos 2026
Pada tahun 2026 ini, program bantuan akan dibagikan menjadi empat tahap, setiap tiga bulan (per triwulan) dengan rincian berikut:
- Tahap 1: Januari-Maret 2026 (berjalan saat ini).
- Tahap 2: April-Juni 2026.
- Tahap 3: Juli-September 2026.
- Tahap 4: Oktober-Desember 2026.
Namun, meskipun begitu Pencairan PKH dan BPNT tahap 1 pada 2026 akan dilakukan secara bertahap melalui bank milik negara yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), yaitu
- Bank Rakyat Indonesia (BRI),
- Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Mandiri, dan
- Bank Tabungan Negara (BTN).
Pada sejumlah wilayah, pendistribusian bantuan juga dilakukan melalui PT Pos Indonesia sesuai dengan kebijakan dan juga teknisi setiap daerah. Skema ini bertujuan untuk mempercepat distribusi agar bantuan dapat diterima selama bulan puasa dan sebelum lebaran mendatang.
Cara Cek Penerima Bansos Secara Mandiri
Pengecekan status bantuan dapat dilakukan secara mandiri kapan saja melalui ponsel tanpa harus datang ke kantor dinas. Berikut langkah-langkahnya:
Melalui link resmi cek bansos
- Kamu dapat mengakses situs resmi pada ponsel pribadimu di laman web kemensos.go.id
- Masukkan data wilayah tempat Kamu tinggal mulai dari Provinsi, Kabupaten/Kota, kecamatan, hingga Desa/Kelurahan
- Kamu dapat memasukkan nama lengkap orang yang akan kamu cek datanya, pastikan nama lengkap harus sesuai dengan yang tertera di e-KTP
- Ketikan kode huruf (captcha) yang muncul pada kotak layar ponsel Kamu
- Kamu dapat mengklik tombol “CARI DATA”
- Sistem akan menampilkan informasi apakah Kamu terdaftar sebagai penerima bansos atau tidak
Melalui Aplikasi Cek Bansos
Sebelum Kamu mengecek pencairan bansos, Kamu harus mengunduh terlebih dahulu aplikasi Cek Bansos yang terdapat di Appstore atau Play Store pada ponsel pribadimu. Setelah aplikasi terinstal, ikuti langkah-langkah berikut ini:
- Buka Aplikasi Cek Bansos
- Kamu dapat masuk menggunakan username dan password, apabila kamu belum memiliki akun, segara daftar atau buat akun terlebih dahulu dengan mengguankan data diri sesuai dengan KTP dan unggah foto KTP, setelah itu tunggu verifikasi pada akunmu
- Jika Kamu sudah masuk, segera klik menu “Cek Bansos”
- Masukkan data wilayah tempat tinggal mu pada form yang muncul di ayar ponsel milik mu
- Masukkan nama penerima bansos sesuai dengan KTP
- Isi kode verifikasi
- Kamu dapat klik “ Cari Data”
- Tunggu beberapa saat sampai hasil pencocokan data yang Kamu cari dengan daftar penerima muncul
Kesimpulan
Harapannya, bansos PKH dan BPNT 2026 bisa benar-benar membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu serta menjaga daya beli di tengah kondisi ekonomi yang masih dinamis. Pemerintah pun memastikan proses penyaluran terus diawasi agar berjalan lancar, tepat waktu, dan tepat sasaran.




