Artikel Berita Informasi
Beranda / Informasi / Doa Buka Puasa Dzahaba Sesuai Sunnah, Lengkap dengan Tulisan dan Artinya

Doa Buka Puasa Dzahaba Sesuai Sunnah, Lengkap dengan Tulisan dan Artinya

Doa Buka Puasa Dzahaba Sesuai Sunnah, Lengkap dengan Tulisan dan Artinya
Doa Buka Puasa Dzahaba Sesuai Sunnah, Lengkap dengan Tulisan dan Artinya

Doa buka puasa merupakan amalan sunnah yang dianjurkan untuk dibaca saat waktu magrib tiba sebagai ungkapan syukur atas nikmat berbuka setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Salah satu doa yang dianjurkan dan sering diamalkan adalah doa “Dzahaba”, yang diriwayatkan dalam hadis Rasulullah SAW.

Doa ini dibaca tepat setelah berbuka puasa, sebagai bentuk pengakuan bahwa rasa haus telah hilang dan pahala telah ditetapkan dengan izin Allah SWT.

Berikut ini bacaan doa buka puasa Dzahaba sesuai sunnah, lengkap dengan tulisan Arab, latin, serta artinya agar mudah diamalkan.



Bacaan Doa Buka Puasa “Dzahaba”

Dalam buku Sukses Dunia-Akhirat dengan Doa-doa Harian karya Muhammad asy-Syafrowi, berikut lafaz doa buka puasa “dzahaba” sesuai sunnah Nabi Muhammad SAW:

Arab:

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ تَعَالَى

Latin:

Dzahabazh-zhaama’u wabtallatil-‘uruqu, wa tsabatal-ajru insyaa Allahu ta’aalaa.

Artinya:

“Telah hilang rasa haus, telah basah urat-urat, dan telah tetap pahala, dengan kehendak Allah Ta’ala.”
(HR Abu Dawud, Daruquthni, Hakim, dan Nasa’i)




Waktu Membaca Doa Buka Puasa

Berdasarkan penjelasan dari laman resmi Kementerian Agama Republik Indonesia wilayah Sulawesi Barat, waktu membaca doa ini dapat dipahami dari makna lafaznya. Kata “dzahaba” yang berarti “telah hilang” menunjukkan bahwa puasa sudah selesai dijalani. Karena itu, doa ini lebih utama dibaca setelah berbuka puasa.

Pendapat ini juga diperkuat oleh ulama Wahbah Zuhaili dalam kitab Fiqh al-Islam wa Adillatuhu, yang menyebutkan bahwa salah satu sunnah puasa adalah berdoa setelah berbuka

الدعاء عقب الفطر

Artinya: “Berdoa setelah berbuka.”

Meski demikian, membaca doa sebelum berbuka tetap diperbolehkan. Namun, waktu yang lebih utama (Kamal al-Sunnah) adalah setelah membatalkan puasa, agar sesuai dengan makna yang terkandung dalam doa tersebut.



Kesimpulan

Doa buka puasa “dzahaba” merupakan salah satu doa yang diajarkan dan dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW saat berbuka. Doa ini mengandung makna syukur atas hilangnya rasa haus serta harapan akan pahala dari Allah SWT setelah menjalankan ibadah puasa.

Sumber

https://www.detik.com/sulsel/berita/d-8377331/doa-buka-puasa-dzahaba-lengkap-lafaz-arab-latin-serta-waktu-membacanya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan