• Beranda – Info Bansos
  • Bansos
  • Bantuan PIP
  • Cek Bansos
  • Beranda – Info Bansos
  • Bansos
  • Bantuan PIP
  • Cek Bansos
No Result
View All Result
Informasi Bantuan Sosial Aktual
  • Beranda – Info Bansos
  • Bansos
  • Bantuan PIP
  • Cek Bansos
No Result
View All Result
Informasi Bantuan Sosial Aktual
No Result
View All Result

Naskah Khutbah Jumat Hari Ini, 27 Februari 2026 Tentang Rasa Malu Yang Menguatkan Iman

Hadhara by Hadhara
27 Februari 2026
in Artikel, Informasi
Reading Time: 4 mins read
A A
Naskah Khutbah Jumat Hari Ini, 27 Februari 2026 Tentang Rasa Malu Yang Menguatkan Iman

Naskah Khutbah Jumat Hari Ini, 27 Februari 2026 Tentang Rasa Malu Yang Menguatkan Iman

Contents

  • Naskah Khutbah Jumat Hari Ini, 27 Februari 2026
    • Khutbah Pertama
    • Khutbah Kedua
  • Penutup

Khutbah Jumat Hari Ini, 27 Februari 2026 – Ada satu pertanyaan yang mungkin jarang kita renungkan: mengapa hari ini banyak orang tak lagi merasa bersalah saat berbuat salah? Mengapa rasa malu yang dahulu menjadi benteng iman kini seakan memudar? Di tengah arus zaman yang semakin terbuka dan tanpa batas, khutbah jumat hari ini hadir membawa peringatan mendasar tentang pentingnya rasa malu sebagai bagian dari iman.

Naskah Khutbah Jumat Hari Ini, 27 Februari 2026

Pada khutbah jumat 27 Februari 2026 ini, tema yang diangkat menyentuh persoalan moral yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Rasa malu bukan kelemahan, melainkan kekuatan spiritual yang menjaga kehormatan diri dan mengokohkan ketakwaan. Melalui naskah khutbah jumat hari ini, jamaah diajak melakukan muhasabah mendalam: apakah kita masih memiliki rasa malu di hadapan Allah, manusia, dan diri sendiri?

Tema ini juga relevan digunakan dalam berbagai momentum, termasuk untuk khutbah jumat minggu kedua Ramadhan, karena bulan suci menjadi waktu terbaik memperbaiki akhlak dan memperkuat iman.





Berikut teks lengkap khutbah pertama dan kedua yang dikutip dari Seputarlampung.com


Khutbah Pertama

الْحَمْدُ لِلّهِ الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُولَهُ بِالْهُدَى وَدِينِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّينِ كُلِّهِ وَكَفَى بِاللَّهِ شَهِيدًا. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلٰهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُه. اَللّٰهُمّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى مُحَمّدٍ وَعَلَى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْن.

فَيَا عِبَادَاللهُ اُوصِيْكُمْ وَنَفْسِى بِتَقْوَاالله. اِتَّقُواللهَ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْن. أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ.

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ.

Jama’ah Sidang Jum’at Rahimahullah,

Sadarkah kita bahwa kebanyakan manusia di zaman ini sudah kehilangan rasa malu? Padahal sejatinya rasa malu ini yang dipegang kuat oleh ulama dan generasi terdahulu sehingga mereka dapat menjaga dan mempertahankan keimanan di tengah-tengah ujian keimanan yang menghampiri mereka.

Setidaknya ada tiga jenis rasa malu yang disampaikan Al-Imam Mawardi dalam Kitab Adab Ad-Dunya Wa Ad-Din yang akan kita bedah satu persatu dalam khutbah ini.




Jama’ah Sidang Jum’at Rahimahullah,

Sifat malu pertama, malu kepada Allah. Imam Al-Mawardi menuturkan: “rasa malu kepada Allah itu dengan mengerjakan perintah-Nya dan menahan diri dari larangan-Nya”.

Kemudian Imam Mawardi mengutip salah satu hadis riwayat Imam Tirmidzi, dari Abdullah bin Mas’ud berkata, Rasulullah ﷺ bersabda:

“Malulah kalian kepada Allah dengan sebenar-benarnya malu.”

Kami (para sahabat) berkata: “Wahai Rasulullah, sungguh kami sudah malu (kepada Allah), walhamdulillah.”

Beliau bersabda:

“Bukan (sekadar) itu (yang dimaksud). Akan tetapi, malu kepada Allah dengan sebenar-benarnya malu adalah:

‘Engkau menjaga kepala dan apa yang dikandungnya (pikiran, mata, telinga, lisan). Engkau menjaga perut dan apa yang di dalamnya (makanan/minuman dan kemaluan). Engkau mengingat kematian dan kebinasaan (tubuh yang hancur di dalam tanah). Dan barangsiapa yang menginginkan akhirat, ia akan meninggalkan (berlebih-lebihan dalam) perhiasan dunia. Barangsiapa yang melakukan hal-hal tersebut, maka sungguh ia telah malu kepada Allah dengan sebenar-benarnya malu’.” HR. Tirmidzi.




Jama’ah Sidang Jum’at Rahimahullah,

Jenis sifat malu kedua, Malu Kepada Manusia. Bagaimana kita bersikap malu kepada manusia? Imam Al-Mawardi mengatakan: “rasa malu kepada manusia itu dengan menjaga diri dari menyakiti orang lain dan meninggalkan terang-terangan dalam berbuat keburukan”.

Padahal di dalam suatu hadis, Rasulullah Saw mengancam dari ummatnya yang terang-terangan bermaksiat, ia tidak akan mendapatkan ampunan dari Allah:

Dari Abu Hurairah Ra, katanya: “Saya mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: ‘Setiap ummatku itu dimaafkan, kecuali orang-orang yang menampak-nampakkan kejahatannya sendiri. Sesungguhnya termasuk dari menampakkan – keburukan sendiri – itu ialah jikalau seseorang melakukan sesuatu perbuatan di waktu malam, kemudian berpagi-pagi, sedangkan Allah telah menutupi keburukannya itu, tiba-tiba ia berkata – paginya itu: “Hai Fulan, saya tadi malam melakukan demikian, demikian.” Orang itu semalam-malaman telah ditutupi oleh Allah celanya, tetapi pagi-pagi ia membuka tutup Allah yang diberikan kepadanya itu.’” (Muttafaq ‘alaih).




Jama’ah sidang jum’at Rahimahullah,

Jenis sifat malu ketiga, malu kepada diri sendiri. Bagaimana kita menanamkan rasa malu kepada diri sendiri? Al-Imam Mawardi berpesan: “rasa malu terhadap diri sendiri itu dengan menjaga kehormatan diri dan menjaga diri ketika sendiri”.

Seringkali diantara kita bahkan mungkin diri sendiri berusaha untuk tampil terlihat terbaik di hadapan orang lain. Namun tatkala ia sendiri, tidak ada pandangan orang lain, ia mendurhakai Allah dengan bermaksiat kepada-Nya.

Ada salah satu ucapan beberapa ulama Ahli Adab yang dikutip Imam Al-Mawardi: “barangsiapa yang melakukan perbuatan yang ia malu jika dilakukan terang-terangan, maka ia tidak memiliki kadar / nilai harga diri”.

Semoga dari tiga sifat malu ini dapat menjadikan diri kita menjadi pribadi yang lebih baik, semakin mawas diri, dan tentunya menambah ketakwaan dan kecintaan kita kepada Allah agar kita termasuk hamba yang mendapatkan ridha dan kasih sayang-Nya sehingga bisa masuk ke surga-Nya.

بَارَكَ الله ُلِى وَلَكُمْ فِي اْلقُرْاَنِ اْلعَظِيمِ وَنَفَعَنِى وَاِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلاَيَاتِ وَالذِّكْرِاْلحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ اِنَّهُ هُوَالسَّمِيْعُ اْلعَلِيْمِ




Khutbah Kedua

اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِى جَعَلَنَا وَاِيَّكُمْ عِبَادِهِ الْمُتَّقِيْنَ وَاَدَّبَنَا بِالْقُرْاَنِ الْكَرِيْمِ. اَشْهَدُ اَنْ لاَ الَهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ. وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. َاللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ اَمَّا بَعْدُ : فَيَا اَيُّهَا النَّا سُ اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ اِلاَّ وَاَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلٰئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِىِّ ۚ يٰأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوْاصَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا . اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءُ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ . اللّٰهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَ دَمِّرْ أَعْدَاءَ الدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ إِلَى يَوْمَ الدِّيْنِ . اللّٰهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ . رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ . رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ . عِبَادَاللهِ ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُنَا بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ





Penutup

Demikian khutbah jumat hari ini, 27 Februari 2026, tentang tiga jenis rasa malu yang menguatkan iman. Di tengah dunia yang semakin permisif terhadap kemaksiatan, menjaga rasa malu adalah bentuk penjagaan iman yang paling mendasar namun sering diabaikan.

Bagi kamu yang rutin mencari naskah khutbah jumat terbaru, termasuk referensi untuk khutbah jumat minggu kedua Ramadhan, halaman ini dapat menjadi rujukan yang siap digunakan setiap pekan. Semoga khutbah yang disampaikan tidak hanya menjadi bacaan di mimbar, tetapi benar-benar menggugah hati jamaah dan memperkuat ketakwaan umat.

Sumber: https://seputarlampung.pikiran-rakyat.com/khazanah/pr-9710039189/khutbah-jumat-terbaru-tiga-jenis-rasa-malu-yang-menguatkan-iman?page=all

Tags: contoh khutbah jumat terbaikkhutbah jumat 27 februari 2026khutbah jumat inspiratifkhutbah jumat menyentuh hatikhutbah jumat minggu kedua ramadhankhutbah jumat penguat imankhutbah jumat penuh maknakhutbah jumat reflektifkhutbah jumat singkat padatkhutbah jumat tentang rasa malukhutbah jumat terbaru 2026materi khutbah jumat terbarunaskah khutbah jumat hari inireferensi khutbah jumat terkiniteks khutbah jumat lengkap
Hadhara

Hadhara

Info Bansos

Cara Cek Bansos, Informasi Bansos, Kapan Bansos Cair, Bansos 2026, Cek Bansos KTP, Cek PKH 2026

Jadwal Buka Puasa Makassar Hari Ini Jumat 27 Februari 2026 (9 Ramadhan 1447 H)

Jadwal Buka Puasa Makassar Hari Ini Jumat 27 Februari 2026 (9 Ramadhan 1447 H)

Jadwal Buka Puasa Makassar Hari Ini Jumat 27 Februari 2026 (9 Ramadhan 1447 H)

Bansos Maret 2026 Bisa Dicek Pakai NIK KTP, Ini Langkah Mudah Pantau PKH Dan BPNT

Bansos Maret 2026 Bisa Dicek Pakai NIK KTP, Ini Langkah Mudah Pantau PKH Dan BPNT

Bansos Maret 2026 Bisa Dicek Pakai NIK KTP, Ini Langkah Mudah Pantau PKH Dan BPNT

Jadwal Buka Puasa Hari Ke-9 Ramadan 2026 di Sulawesi Tenggara

Jadwal Buka Puasa Hari Ke-9 Ramadan 2026 di Sulawesi Tenggara

Jadwal Buka Puasa Hari Ke-9 Ramadan 2026 di Sulawesi Tenggara

Jadwal Libur Sekolah dan Cuti Bersama Lebaran 2026, Catat Tanggal Lengkapnya

Jadwal Libur Sekolah dan Cuti Bersama Lebaran 2026, Catat Tanggal Lengkapnya

Jadwal Libur Sekolah dan Cuti Bersama Lebaran 2026, Catat Tanggal Lengkapnya

Informasi Bantuan Sosial Aktual

© 2025 Informasi Bantuan Sosial

Link

  • Beranda – Info Bansos
  • Bansos
  • Bantuan PIP
  • Cek Bansos

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda – Info Bansos
  • Bansos
  • Bantuan PIP
  • Cek Bansos

© 2025 Informasi Bantuan Sosial