Daftar Penerima PIP: Berikut Syarat dan Siapa Saja yang Masuk Kategori
Program Indonesia Pintar (PIP) menjadi salah satu bantuan pendidikan yang diberikan pemerintah untuk memastikan semua anak usia sekolah tetap bisa mengakses pendidikan tanpa kendala finansial.
Bantuan ini membantu keluarga kurang mampu untuk membeli perlengkapan sekolah, membayar uang pangkal, serta kebutuhan pendidikan lainnya.
Memahami siapa saja yang berhak menerima PIP, syarat yang harus dipenuhi, dan cara mengecek status penerima menjadi hal penting agar bantuan dapat dimanfaatkan tepat sasaran.
Kini, proses pengecekan dan verifikasi dapat dilakukan secara online melalui website resmi Kemendikbudristek, sehingga masyarakat tidak perlu antre atau menunggu informasi dari sekolah.
Siapa Saja yang Mendapatkan Bantuan PIP
Sebelum mengetahui syarat, penting bagi masyarakat untuk memahami kategori siswa yang berhak menerima bantuan. PIP ditujukan untuk anak-anak yang menghadapi kendala finansial sehingga keberlanjutan pendidikan mereka terjaga.
Penerima PIP biasanya mencakup:
- Siswa dari keluarga kurang mampu yang tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS/DTSEN).
- Siswa peserta Program Keluarga Harapan (PKH) yang sudah masuk kategori penerima PKH.
- Siswa penerima Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) agar keluarga yang membutuhkan bantuan pokok juga mendapatkan dukungan pendidikan.
- Siswa dari keluarga terdampak bencana atau situasi ekonomi khusus yang membuat biaya sekolah menjadi beban tambahan.
- Siswa yatim, piatu, atau yatim-piatu yang membutuhkan dukungan untuk melanjutkan pendidikan.
Dengan memahami kategori ini, keluarga dapat mengetahui apakah anaknya berhak menerima bantuan PIP atau perlu melakukan perbaikan data agar tercatat sebagai penerima.
Syarat yang Harus Dipenuhi
Setelah mengetahui siapa saja yang masuk kategori, siswa dan orang tua perlu memenuhi beberapa persyaratan agar bantuan dapat dicairkan. Syarat ini memastikan bantuan diberikan tepat sasaran.
Persyaratan utama PIP meliputi:
- Terdaftar dalam DTKS/DTSEN agar data penerima valid dan dapat diverifikasi pemerintah.
- Memiliki NIS/NISN yang aktif di sekolah formal atau nonformal yang terdaftar resmi.
- Masih berstatus sebagai siswa aktif di sekolah, mulai dari SD hingga SMA/SMK sederajat.
- Orang tua atau wali tidak mampu secara ekonomi, yang bisa dibuktikan melalui data dukcapil atau dokumen resmi lain.
- Tidak menerima bantuan pendidikan ganda dari program lain yang sejenis untuk mencegah duplikasi.
Memenuhi persyaratan ini akan memperlancar proses pencairan dana PIP dan menghindari keterlambatan.
Cara Melakukan Verifikasi Lewat Website Kemendikdasmen
Siswa atau orang tua dapat memverifikasi status penerima PIP secara online melalui website resmi Kemendikdasmen. Proses ini penting untuk memastikan data tercatat dengan benar dan siap dicairkan.
Langkah-langkah verifikasi:
- Buka situs resmi Kemendikdasmen di alamat pip.kemdikbud.go.id.
- Masukkan NIS/NISN siswa dan nama lengkap sesuai data sekolah.
- Pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan sekolah agar hasil pencarian lebih akurat.
- Periksa status data apakah sudah terdaftar sebagai penerima PIP atau perlu perbaikan.
- Gunakan fitur koreksi atau usulan data jika ditemukan kesalahan, lalu unggah dokumen pendukung yang diminta.
Verifikasi ini membantu memastikan siswa tercatat dengan benar dan memudahkan proses pencairan di tahap berikutnya.
Pantau Pencairan Lewat Rekening
Setelah data terverifikasi, pencairan dana PIP dapat dipantau melalui rekening siswa atau orang tua/wali yang sudah ditentukan. Pemerintah menyalurkan dana melalui bank Himbara atau rekening sekolah tertentu agar penyaluran lebih aman dan mudah dipantau.
Beberapa tips memantau pencairan PIP:
- Cek saldo secara berkala di rekening bank yang digunakan untuk pencairan.
- Gunakan notifikasi SMS atau aplikasi mobile banking agar update pencairan langsung terlihat.
- Pastikan dana dicairkan sesuai nominal yang tertera dalam hasil verifikasi di website Kemendikdasmen.
- Laporkan segera ke sekolah atau pihak bank jika terjadi ketidaksesuaian jumlah dana atau kendala pencairan.
Dengan pantauan yang rutin, penerima PIP dapat memastikan dana bantuan sampai dengan aman dan tepat waktu untuk kebutuhan pendidikan anak.
Kesimpulan
Program Indonesia Pintar (PIP) menjadi solusi pemerintah untuk memastikan semua siswa tetap bisa mengakses pendidikan, terutama bagi mereka dari keluarga kurang mampu.
Untuk menerima bantuan, siswa perlu mengetahui apakah mereka termasuk kategori penerima, memenuhi syarat yang ditentukan, dan memverifikasi data melalui website Kemendikdasmen. Setelah itu, pencairan dana dapat dipantau melalui rekening bank atau sekolah yang ditunjuk.
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, bantuan PIP dapat dimanfaatkan secara optimal, mendukung kelangsungan pendidikan, dan meringankan beban keluarga menjelang akhir tahun.




