Cek Bansos Ibu Hamil Cukup Gunakan KTP
Cek Bansos Ibu Hamil bisa menggunakan NIK KTP yang dapat diakses melalui situs resmi pemerintah. Sangat penting untuk selalu cek dan mengetahui apakah ada dalam daftar penerima bantuan sosial.
Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) akan terus menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) yang salah satunya ditujukan bagi ibu hamil dari keluarga kurang mampu.
Bantuan senilai Rp750 ribu per tahap ini diberikan untuk memastikan ibu dan bayi mendapatkan asupan gizi serta layanan kesehatan yang memadai selama masa kehamilan.
Program ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menurunkan angka stunting dan meningkatkan kesejahteraan keluarga pra-sejahtera di seluruh Indonesia.
Baca Juga : Cara Cepat Cek Status Penerima Bansos PKH Ibu Hamil Tahap 4 Tahun 2025
Syarat dan Kriteria Penerima Bansos Ibu Hamil
Tidak semua ibu hamil bisa menerima bantuan PKH ini. Ada sejumlah ketentuan yang harus dipenuhi agar penyaluran tepat sasaran. Berikut kriterianya:
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki KTP elektronik.
- Terdaftar sebagai keluarga penerima manfaat (KPM) dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kemensos.
- Termasuk dalam kategori keluarga pra-sejahtera atau rentan miskin.
- Bukan merupakan ASN, TNI, maupun anggota Polri.
Jika seluruh persyaratan terpenuhi, nama penerima akan tercatat dalam sistem bantuan sosial Kemensos dan berhak memperoleh bantuan tahap Oktober–Desember 2025.
Cara Cek Status Penerima Bansos PKH untuk Ibu Hamil
Kini, pengecekan penerima bantuan bisa dilakukan secara online dan mandiri tanpa perlu datang ke kantor desa atau dinas sosial. Kamu hanya perlu KTP dan koneksi internet.
Berikut langkah-langkahnya:
- Buka situs resmi cekbansos.kemensos.go.id melalui browser di HP atau laptop.
- Isi data wilayah sesuai domisili (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan).
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP.
- Ketik kode verifikasi (captcha) yang muncul di layar.
- Klik “CARI DATA” dan tunggu hasilnya.
Jika terdaftar, sistem akan menampilkan nama penerima, jenis bantuan (PKH), dan status pencairan. Jika tidak, akan muncul keterangan bahwa nama belum termasuk dalam daftar penerima.
Tujuan dan Dampak Program
Bantuan PKH untuk ibu hamil bukan hanya sekadar bantuan finansial. Program ini dirancang untuk mendukung kesehatan ibu dan bayi, memastikan pemeriksaan kehamilan berjalan rutin, serta memenuhi kebutuhan gizi selama masa kehamilan.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan angka stunting dan kematian ibu melahirkan dapat ditekan. Selain itu, program ini juga menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak dini.
Cek penerima bansos ibu hamil Rp750 ribu kini makin mudah dilakukan. Cukup gunakan KTP dan akses situs resmi cekbansos.kemensos.go.id untuk memastikan status penerimaanmu.
Kemensos menegaskan bahwa seluruh data penerima kini berbasis DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional) agar penyaluran bantuan lebih akurat dan tepat sasaran. Dengan sistem ini, bantuan untuk ibu hamil diharapkan benar-benar diterima oleh mereka yang paling membutuhkan.




