Waktu berbuka puasa adalah momen yang paling ditunggu setelah seharian menahan lapar dan dahaga.
Saat azan Maghrib berkumandang, umat Islam dianjurkan untuk segera membatalkan puasa dan membaca doa.
Doa berbuka bukan sekadar tradisi, tetapi bagian dari sunnah yang memiliki makna mendalam serta keutamaan besar. Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk membaca doa ketika berbuka.
Bahkan dalam beberapa hadis disebutkan bahwa doa orang yang berpuasa saat berbuka termasuk doa yang tidak tertolak.
Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « إِنَّ لِلصَّائِمِ عِنْدَ فِطْرِهِ لَدَعْوَةً مَا تُرَدُّ
“Sesungguhnya do’a orang yang berpuasa ketika berbuka tidaklah tertolak.” (HR. Ibnu Majah no. 1753).
Bacaan Doa Buka Puasa Sesuai Sunnah
Dilansir dari mureks.co.id, berikut adalah bacaan doa berbuka puasa sesuai sunnah.
Doa Yang Berasal Dari Riwayat Abu Daud dari Sahabat Ibnu Umar RA
ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّه
(Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu, wa tsabatal ajru in syaa Allah)
Artinya: “Telah hilang dahaga, dan telah basah tenggorokan, dan telah ditetapkan pahala insya Allah.” (HR. Abu Daud no. 2010)
Doa Yang Berasal Dari Riwayat Abu Daud dari Mu’adz bin Zahrah
اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
(Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa’ala rizqika afthartu. Birrahmatika yaa arhamar roohimin)
Artinya: “Ya Allah, untukMu aku berpuasa, dan kepadaMu aku beriman, dan dengan rezekiMu aku berbuka. Dengan rahmatMu wahai yang Maha Pengasih dan Penyayang.”
Waktu dan Keutamaan Membaca Doa Berbuka
Doa berbuka dibaca ketika waktu Maghrib telah tiba, tepatnya saat hendak membatalkan puasa.
Rasulullah SAW menganjurkan agar umatnya menyegerakan berbuka ketika azan sudah berkumandang dan tidak menunda-nundanya.
Dalam praktiknya, beliau biasanya berbuka dengan kurma.
Jika tidak ada kurma, maka cukup dengan air putih. Hal ini menunjukkan kesederhanaan sekaligus keberkahan dalam berbuka.
Keutamaan membaca doa saat berbuka sangat besar. Selain sebagai bentuk syukur atas nikmat yang diberikan, momen ini juga menjadi waktu mustajab untuk berdoa.
Dengan mengetahui bacaan doa berbuka puasa Ramadhan sesuai sunnah beserta artinya, diharapkan setiap Muslim dapat mengamalkannya dengan lebih baik.
Semoga setiap doa yang dipanjatkan saat berbuka dikabulkan dan ibadah puasa yang dijalankan diterima oleh Allah SWT.
Sumber referensi
https://mureks.co.id/panduan-lengkap-doa-berbuka-puasa-ramadhan-arab-latin-terjemahan-dan-keutamaan-menyegerakannya-sesuai-sunnah




