Menjelang Pertengahan Ramadhan 2026, masyarakat masih banyak yang menantikan kepastian pencairan Bantuan Langsung Tunai BLT Kesra (Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat). Program bantuan sosial tunai yang sebelumnya diberikan pemerintah ini sempat menjadi sorotan karena dampaknya bagi jutaan keluarga kurang mampu di Indonesia. Namun sayangnya hingga kini, masih belum ada kepastian resmi mengenai kelanjutan pencairannya di 2026.
Program ini berbeda dengan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) karena dirancang sebagai bantuan sementara yang bertujuan menjaga daya beli masyarakat di momen tekanan kebutuhan pokok
BLT Kesra sebelumnya disalurkan pada tahun 2025 sebagai bantuan stimulus sementara, menyasar keluarga berpenghasilan rendah yang terdata dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Program ini bersifat kondisional, berbeda dengan bantuan reguler seperti Program Keluarga Harapan (PKH) atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Besaran Bantuan BLT Kesra
BLT Kesra merupakan bantuan tunai yang disalurkan pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) untuk membantu masyarakat buruk dan rentan dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka. Dalam pelaksanaan tahun sebelumnya, bantuan ini diberikan dalam bentuk nominal Rp900.000 per keluarga penerima manfaat (KPM) sebagai akumulasi bantuan Rp300.000 per bulan selama tiga bulan.
Jadwal Pencairan BLT Kesra
Program Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) dipastikan tidak akan kembali disalurkan pada tahun 2026. Hingga memasuki awal tahun anggaran 2026, tidak ada alokasi resmi pemerintah yang mencantumkan bahwa BLT Kesra sebagai program bantuan sosial berkelanjutan.
BLT Kesra tidak akan keluar lagi pada tahun 2026 karena tidak termasuk dalam program bantuan sosial berkelanjutan. Program ini bersifat sementara dan telah berakhir pada 2025. Masyarakat diharapkan lebih fokus memantau bansos reguler yang memang dirancang untuk jangka panjang
Penyaluran terakhir BLT Kesra tercatat trakhir dilakukan pada 31 Desember 2025. Setelah itu, pemerintah resmi menghentikan program tersebut. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, yang menegaskan bahwa BLT Kesra tidak termasuk dalam skema bantuan sosial tahun 2026. Pemerintah kini lebih memfokuskan penyaluran bantuan pada program bansos lain yang dinilai lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.
Kesimpulan
BLT Kesra di infokan tidak akan keluar lagi pada tahun 2026 karena program ini tidak termasuk dalam program bantuan sosial berkelanjutan. Program ini bersifat sementara dan telah berakhir pada tahun 2025. Masyarakat diharapkan lebih fokus untuk memantau bansos reguler yang masih berlangsung proses pencairannya dan memang dirancang untuk waktu jangka panjang.




