Bulan Ramadhan selalu menjadi momen istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Selain menjalankan ibadah puasa, malam hari di bulan suci ini juga diisi dengan amalan sunnah yang penuh keutamaan, salah satunya adalah shalat tarawih.
Ibadah ini hanya dikerjakan selama Ramadhan dan menjadi kesempatan besar untuk meningkatkan kualitas ibadah serta meraih pahala berlipat ganda.
Meski sudah menjadi tradisi setiap tahun, masih banyak umat Muslim yang ingin memastikan kembali bagaimana tata cara shalat tarawih yang tepat, berapa jumlah rakaatnya, serta apakah harus dilakukan secara berjamaah di masjid atau bisa dikerjakan di rumah.
Jumlah Rakaat Shalat Tarawih
Jumlah rakaat shalat tarawih memang beragam. Sebagian umat Islam melaksanakan 8 rakaat tarawih yang kemudian ditutup dengan 3 rakaat witir, sehingga totalnya menjadi 11 rakaat. Sementara itu, ada pula yang mengerjakan 20 rakaat tarawih dan ditambah 3 rakaat witir, sehingga berjumlah 23 rakaat.
Perbedaan ini terjadi karena tidak ada ketentuan pasti dalam hadis sahih yang secara tegas menyebutkan jumlah rakaat tertentu. Para ulama pun memiliki pandangan yang berbeda-beda, sehingga umat Islam diberikan kelonggaran untuk memilih jumlah rakaat sesuai keyakinan dan kebiasaan yang dianut di lingkungannya.
Yang terpenting bukanlah jumlahnya, melainkan kekhusyukan dan konsistensi dalam menjalankannya sepanjang bulan Ramadhan.
Bacaan Niat Shalat Tarawih
Niat Sholat Tarawih Berjamaah (Imam)
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى
“Ushalli sunnatat tarawihi rak’ataini mustaqbilal qiblati ada’an imaman lilahi ta’alaa”
Artinya:
“Saya niat shalat sunnah tarawih dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta’ala”
Niat Sholat Tarawih Berjamaah (Makmum)
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى
“Ushalli sunnatat tarawihi rak’ataini mustaqbilal qiblati ada’an ma’muman lilahi ta’alaa”
Artinya:
“Saya niat shalat sunnah tarawih dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala”
Niat Sholat Tarawih Sendiri
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلهِ تَعَالَى
“Ushalli sunnatat tarāwīhi rak’atayni mustaqbilal qiblati lillāhi ta’ala.”
Artinya:
“Saya niat sholat sunah tarawih dua rakaat karena Allah Ta’ala”
Tata Cara Shalat Tarawih 11 Rakaat
Bagi yang memilih melaksanakan 11 rakaat (8 rakaat tarawih dan 3 rakaat witir), berikut urutan pelaksanaannya:
- Membaca niat saat takbiratul ihram
- Takbiratul ihram
- Membaca doa iftitah (jika dibaca)
- Membaca Surah Al-Fatihah
- Membaca surah pendek dari Al-Qur’an
- Rukuk
- I’tidal
- Sujud pertama
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua
- Berdiri untuk rakaat kedua dengan gerakan yang sama
- Salam setelah dua rakaat
Shalat tarawih dilakukan dua rakaat satu salam. Setelah menyelesaikan 8 rakaat (empat kali salam), ibadah dilanjutkan dengan shalat witir 3 rakaat sebagai penutup.
Shalat Tarawih di Masjid atau di Rumah?
Shalat tarawih dianjurkan untuk dikerjakan secara berjamaah karena memiliki keutamaan yang besar. Namun, ibadah ini juga sah apabila dilakukan sendiri di rumah. Pilihan tempat dapat disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan masing-masing.
Kesimpulan
Shalat tarawih merupakan ibadah sunnah khusus di bulan Ramadhan yang memiliki pahala besar. Jumlah rakaatnya beragam, mulai dari 11 hingga 23 rakaat, tergantung pada keyakinan dan tradisi yang diikuti. Tata caranya sama seperti shalat sunnah dua rakaat pada umumnya dan ditutup dengan witir.
Yang paling utama dalam melaksanakan tarawih adalah niat yang tulus, kekhusyukan, dan konsistensi selama bulan Ramadhan agar ibadah semakin bermakna dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Sumber
https://www.zalora.co.id/blog/fashion/muslimwear/tata-cara-shalat-tarawih-lengkap-beserta-niat/




