Selama menyambut bulan suci Ramadan 2026, J&T Express telah menyiapkan serangkaian langkah strategis untuk mengantisipasi lonjakan volume pengiriman yang diprediksi meningkat signifikan. Berdasarkan data tahun 2025, perusahaan mencatat kenaikan pengiriman lebih dari 40% selama masa Ramadan dibandingkan bulan-bulan biasa. CEO J&T Express, Robin Lo, menekankan bahwa kombinasi tren belanja daring yang tinggi dan tantangan cuaca ekstrem menuntut operasional yang lebih adaptif dan tangguh.
Peningkatan Kapasitas Operasional dan Sumber Daya
Untuk menjaga kualitas layanan sesuai dengan Service Level Agreement (SLA), J&T Express melakukan ekspansi besar-besaran pada kapasitas operasionalnya. Perusahaan menambah jumlah personel melalui perekrutan pekerja musiman dan menerapkan sistem shift malam untuk memastikan proses sortir tidak terhenti. Selain itu, optimalisasi mesin sortir otomatis di berbagai gateway (pusat sortir) diperkuat guna mempercepat arus distribusi barang.
Dengan penambahan frekuensi linehaul antar kota dan provinsi melalui jalur darat menggunakan truk maupun jalur udara menggunakan pesawat, J&T memastikan tidak terjadi penumpukan paket di titik-titik tertentu.
Integrasi Teknologi AI dan Pemantauan Real-Time
Pemanfaatan teknologi menjadi pilar utama J&T Express dalam menghadapi tantangan logistik Ramadan. Perusahaan menggunakan sistem berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk memantau seluruh alur pengiriman secara real-time. Teknologi ini memungkinkan tim manajemen pusat untuk melakukan koordinasi intensif dengan tim lapangan, sehingga jika terjadi kendala seperti hambatan cuaca atau gangguan jalan, rute pengiriman dapat dialihkan dengan cepat.
Selain itu, J&T menjamin seluruh outlet Drop Point dan Mini Drop Point tetap beroperasi setiap hari selama Ramadan, guna memudahkan aksesibilitas bagi pelanggan di tengah padatnya aktivitas ibadah.
J&T Express Optimis Volume Pengiriman Melonjak
Optimisme J&T Express didukung oleh data survei pasar yang menunjukkan 70 persen masyarakat cenderung meningkatkan pengeluaran selama Ramadan, dengan kategori produk fesyen sebagai komoditas utama. Untuk merespons antusiasme tersebut, J&T menghadirkan program promo “JNTBERKAH”. Program ini menawarkan diskon ongkir hingga 50 persen bagi pengguna baru aplikasi, serta potongan 30-40 persen bagi pelanggan setia untuk layanan J&T EZ.
Melalui kombinasi kesiapan operasional, teknologi canggih, dan strategi pemasaran yang menarik, J&T Express berkomitmen memberikan pengalaman pengiriman yang andal dan efisien selama puncak musim belanja nasional tahun 2026.
Kesimpulan
J&T Express secara proaktif memperkuat infrastruktur dan layanan mereka untuk menghadapi lonjakan pengiriman Ramadan 2026 yang diprediksi akan meningkat signifikan berdasarkan pada kenaikan 40% di tahun sebelumnya.




