Waktu berbuka puasa adalah momen yang paling ditunggu saat menjalankan ibadah di bulan Ramadhan. Setelah seharian menahan lapar dan dahaga, umat Islam dianjurkan untuk membaca doa sebelum menyantap hidangan berbuka. Doa ini menjadi bentuk rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus harapan agar ibadah puasa diterima.
Dalam ajaran Islam, waktu berbuka termasuk saat yang mustajab untuk berdoa Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « إِنَّ لِلصَّائِمِ عِنْدَ فِطْرِهِ لَدَعْوَةً مَا تُرَدُّ
“Sesungguhnya do’a orang yang berpuasa ketika berbuka tidaklah tertolak.” (HR. Ibnu Majah no. 1753.
Karena itu, selain menikmati makanan, jangan sampai melewatkan kesempatan untuk memanjatkan doa.
Lima Pilihan Doa Berbuka Puasa Yang Umum Diamalkan
Dilansir dari laman mui.or.id, berikut lima doanya:
Doa Yang Berasal Dari Riwayat Abu Daud dari Sahabat Ibnu Umar RA
ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّه
(Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu, wa tsabatal ajru in syaa Allah)
Artinya:
“Telah hilang dahaga, dan telah basah tenggorokan, dan telah ditetapkan pahala insya Allah.” (HR. Abu Daud no. 2010)
Doa Yang Berasal Dari Riwayat Abu Daud dari Mu’adz bin Zahrah
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ
(Allahumma laka shumtu wa ‘alaa rizqika afthartu)
Artinya:
“Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.” (HR. Abu Daud no. 2011)
Doa Yang Berasal Dari Riwayat Ibnu Sunni dari Mu’adz bin Zahrah
الحَمْدُ لِلَّهِ الَّذي أعانَنِي فَصَمْتُ، وَرَزَقَنِي فأفْطَرْتُ
(Alhamdulillahilladzi a’aananii fashamtu, wa razaqanii faafthartu)
Artinya:
” Segala puji bagi Allah yang menolongku maka aku dapat berpuasa, dan yang telah memberiku rezeki sehingga aku dapat berbuka.” (HR. Ibnu Sunni)
Doa Yang Berasal Dari Riwayat Ibnu Sunni, tapi dari Sahabat Ibnu Abbas
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْنا، وَعلى رِزْقِكَ أَفْطَرْنا، فَتَقَبَّلْ مِنَّا إنَّكَ أنْتَ السَّمِيعُ العَلِيمُ
(Allahumma shumnaa, wa ‘alaa rizqika aftharnaa, fataqabbal Minna innaka antas samii’ul ‘aliim)
Artinya:
“Ya Allah, karena Kamu kami berpuasa, dan dengan rizki-Mu kami berbuka, maka terimalah (puasa) kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar dan Maha Mengetahui.” (HR: Ibnu Sunni)
Doa Yang Berasal Dari Riwayat Ibnu Majah dan Ibnu Sunni, dari Ibnu Umar
اللهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِرَحْمَتِكَ الَّتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ أَنْ تَغْفِرَ لِي
(Allahumma inni asaluka birahmatikallatii wasi’at kulla syaiin antaghfira lii)
Artinya:
“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu, agar Engkau mengampuniku.”
Demikianlah, semoga ibadah puasa yang dijalankan di bulan Ramadhan diterima dan membawa keberkahan bagi kehidupan kita semua.
Sumber referensi
https://mui.or.id/baca/mui/doa-berbuka-puasa-ramadhan-ini-5-opsi-yang-bisa-dibaca




