Puasa Ramadan 1447 Hijriah bukan hanya ibadah yang sarat nilai spiritual, tetapi juga membawa dampak positif bagi kesehatan tubuh. Selama lebih dari 12 jam tanpa asupan makanan dan minuman, tubuh melakukan penyesuaian metabolisme yang membantu memperbaiki berbagai fungsi organ.
Perubahan pola makan dari tiga kali sehari menjadi dua kali (sahur dan berbuka) memberi kesempatan bagi sistem pencernaan untuk beristirahat. Jika dijalani dengan pola makan seimbang, puasa dapat menjadi momen detoks alami sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan secara menyeluruh.
Manfaat Puasa Untuk Tubuh
Berikut sejumlah manfaat puasa Ramadan bagi kesehatan yang dirangkum dari berbagai sumber medis.
-
- Membantu Menurunkan dan Mengontrol Berat Badan
Pembatasan waktu makan saat puasa membuat tubuh menggunakan cadangan lemak sebagai sumber energi. Pola ini mirip dengan konsep intermittent fasting yang dikenal efektif dalam pengelolaan berat badan.
Ahli gizi Feda Alkilani dari American Wellness Center Dubai menyebut, selama asupan nutrisi tetap terjaga dan tidak berlebihan saat berbuka, puasa dapat membantu penurunan berat badan secara lebih terkontrol. - Menjaga Kesehatan Jantung
Menurut dr. Rony M. Santoso dari RS EMC Alam Sutera, puasa dapat membantu memperbaiki profil lemak dalam darah. Beberapa penelitian menunjukkan adanya penurunan kolesterol total, trigliserida, dan LDL (lemak jahat), serta peningkatan HDL (lemak baik) setelah Ramadan.
Kondisi ini berkontribusi pada penurunan risiko penyakit jantung koroner, stroke, dan hipertensi. - Mengurangi Risiko Resistensi Insulin
Puasa membantu tubuh mengatur penggunaan glukosa secara lebih efisien. dr. Hermina Novida dari Universitas Airlangga menjelaskan bahwa pembatasan kalori saat puasa dapat meningkatkan sensitivitas insulin, sehingga membantu menstabilkan kadar gula darah dan menurunkan risiko diabetes.
- Membantu Menurunkan dan Mengontrol Berat Badan
- Meningkatkan Metabolisme dan Detoksifikasi
Saat tubuh tidak menerima asupan dalam jangka waktu tertentu, organ seperti hati, lambung, dan pankreas memiliki waktu untuk beristirahat. Proses ini mendukung mekanisme pembersihan alami tubuh.
Selain itu, aktivitas enzim seperti AMPK meningkat, yang berperan dalam mengatur keseimbangan energi, glukosa, dan lemak dalam tubuh. - Menjaga Stabilitas Gula Darah
Puasa membuat asupan kalori lebih terkendali, sehingga membantu menghindari lonjakan gula darah. Penurunan berat badan yang terjadi selama Ramadan juga berperan dalam meningkatkan kontrol glikemik secara keseluruhan. - Menyehatkan Sistem Pencernaan
Prof. Ari Fahrial Syam menegaskan bahwa pola makan teratur saat Ramadan membantu lambung bekerja lebih stabil. Jadwal sahur dan berbuka yang konsisten mencegah kebiasaan makan tidak teratur yang sering memicu gangguan lambung.
Namun, penting untuk tidak makan berlebihan saat berbuka agar produksi asam lambung tetap terkendali. - Membuat Kulit Lebih Sehat
Staf Departemen Dermatologi dan Venereologi Universitas Gadjah Mada, dr. Fajar Waskito, menjelaskan bahwa konsumsi buah dan sayur yang kaya antioksidan selama Ramadan dapat membantu menjaga elastisitas kulit serta mengurangi risiko peradangan seperti jerawat.
Meski demikian, kelompok lansia tetap perlu memperhatikan hidrasi dan penggunaan pelembap untuk mencegah kulit kering. - Mendukung Kesehatan Mental dan Mengurangi Stres
Puasa juga berpengaruh pada keseimbangan hormon stres seperti kortisol. Selain itu, regulasi neurotransmitter seperti serotonin dan dopamin dapat membantu menjaga suasana hati lebih stabil.
Dengan pola hidup yang lebih teratur dan kontrol diri yang meningkat, puasa dapat memberikan efek positif bagi kesehatan mental.
Kesimpulan
Puasa Ramadan bukan hanya bentuk ibadah, tetapi juga membawa banyak manfaat kesehatan, mulai dari pengendalian berat badan, perlindungan jantung, stabilitas gula darah, hingga peningkatan kesehatan mental. Agar manfaatnya optimal, penting untuk menjaga pola makan seimbang saat sahur dan berbuka, serta tetap memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
Dengan menjalankan puasa secara bijak, Ramadan bisa menjadi momentum memperbaiki kualitas hidup secara spiritual sekaligus fisik.
Sumber
https://lifestyle.kompas.com/read/2026/02/20/133500020/8-manfaat-puasa-untuk-kesehatan-menurut-para-dokter?page=all#page2




