Bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M menjadi waktu istimewa bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah. Pada bulan penuh ampunan ini, setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya. Karena itu, umat Islam dianjurkan mengisi hari-hari Ramadhan dengan amalan yang mudah namun bernilai besar di sisi Allah SWT.
Dalam berbagai riwayat, Nabi Muhammad SAW menganjurkan umatnya untuk memperbanyak zikir dan memohon ampunan kepada Allah. Dua amalan yang paling sering ditekankan adalah membaca kalimat tauhid dan memperbanyak istighfar. Keduanya ringan diucapkan, tetapi memiliki keutamaan yang sangat besar.
Memperbanyak Kalimat Tauhid
Kalimat tauhid La ilaha illallah merupakan zikir utama dalam Islam. Kalimat ini menjadi dasar keimanan dan pengakuan bahwa tidak ada Tuhan selain Allah SWT. Banyak hadis menjelaskan bahwa kalimat tauhid memiliki kedudukan yang sangat agung.
Disebutkan bahwa siapa pun yang mengucapkan La ilaha illallah dengan penuh keikhlasan dan keyakinan, maka kalimat tersebut akan menjadi pemberat amal kebaikan di hari kiamat. Bahkan, Rasulullah SAW menegaskan bahwa orang yang meninggal dunia dengan membawa tauhid dalam hatinya akan mendapat kabar gembira berupa surga, selama ia tidak menyekutukan Allah.
Karena kemudahannya, kalimat tauhid dapat dibaca kapan saja, baik saat beraktivitas, setelah salat, maupun ketika menunggu waktu berbuka puasa. Ramadhan menjadi momen terbaik untuk memperbanyak zikir ini agar hati semakin tenang dan iman semakin kuat.
Keutamaan Memperbanyak Istighfar
Selain kalimat tauhid, istighfar juga menjadi amalan yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadhan. Istighfar adalah permohonan ampun kepada Allah atas dosa dan kesalahan yang telah dilakukan.
Dalam banyak hadis disebutkan bahwa orang yang rajin beristighfar akan diberikan jalan keluar dari kesulitan, diangkat kesedihannya, dan diberi rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Istighfar juga berfungsi membersihkan hati dari noda dosa, sehingga jiwa menjadi lebih lapang dan tenang.
Allah SWT memuji orang-orang yang segera memohon ampun ketika melakukan kesalahan. Ramadhan menjadi waktu terbaik untuk memperbanyak istighfar karena pintu ampunan Allah terbuka lebar sepanjang bulan ini.
Mengisi Ramadhan dengan Amalan Sederhana
Selain memperbanyak zikir dan istighfar, umat Islam juga dianjurkan memohon surga dan perlindungan dari siksa neraka. Amalan-amalan ini tidak memerlukan tenaga besar, tetapi jika dilakukan secara konsisten, dapat membawa keberkahan besar dalam hidup.
Sumber
https://khazanah.republika.co.id/berita/tapgu4430/amalan-di-bulan-ramadhan-yang-mudah-dan-dianjurkan-nabi-muhammad-saw-part4




