Sholat witir merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam untuk dikerjakan setiap malam. Pelaksanaan sholat witir biasanya dilakukan setelah sholat Isya hingga menjelang waktu Subuh. Di bulan Ramadhan sendiri, sholat witir menjadi penutup rangkaian ibadah malam setelah sholat tarawih.
Sebagai bagian dari ibadah yang rutin diamalkan, penting bagi setiap umat Islam untuk memahami bacaan niat serta tata cara pelaksaan sholat witir . Lalu, bagaimana bacaan niat sholat witir yang benar, berapa jmlah rakaatnya, serta bagaimana tata cara lengkapnya? Simak penjelasan berikut ini.
Baca juga: Niat Sholat Tarawih dan Witir Lengkap Beserta Tata Cara Pelaksanaannya
Bacaan Niat Sholat Witir
Mengutip informasi dari laman detik, berikut bacaan niat sholat witir dalam Bahasa Arab, latin , dan juga artinya:
Niat Sholat Witir Satu Rakaat
أَصَلَّى سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُومًا / إِمَامًا لِلَّهِ تعَالَى
Usholli sunnatal witri rak’atan mustaqbilal qiblati adaan (ma’muuman/imaaman) lillahi ta’aala.
Artinya:
“Saya (berniat) mengerjakan sholat sunah witir satu rakaat dengan menghadap kiblat, (makmum/imam), karena Allah Ta’ala.
Niat Sholat Witir Tiga Rakaat Sekaligus
أُصَلِّي سُنَّةَ الْوِتْرِ ثَلَاثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا / إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى
Usholli sunnatal witri tsalatsa raka’aatin mustaqbilal qiblati adaan (ma’muuman/imaaman) lillahi ta’aala.
Artinya:
“Saya (berniat) mengerjakan sholat sunah witir tiga rakaat dengan menghadap kiblat, (makmum/imam), karena Allah Ta’ala.”
Tata Cara Pelaksanaan Sholat Witir
- Niat sholat witir
- Mengucap takbir ketika takbiratul ihram
- Membaca surat Al-Fatihah dan dilanjut surat Al-A’laa
- Rukuk
- I’tidal
- Sujud pertama
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua
- Berdiri dan masuk rakaat kedua
- Membaca surat Al-Fatihah dan dilanjut surat Al-Kafirun
- Rukuk
- I’tidal
- Sujud pertama
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua
- Berdiri dan masuk rakaat ketiga
- Membaca surat Al-Fatihah dan dilanjut surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas
- Rukuk
- İ’tidal
- Sujud pertama
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua
- Duduk tasyahud akhir
- Salam
- Setelah salam terakhir ini dilanjutkan dengan membaca doa
Doa Setelah Sholat Witir
أَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْاَلُكَ إِيْمَانًا دَاِئمًا وَنَسْأَلُكَ قَلْبًا خَاشِعًا وَنَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَنَسْأَلُكَ يَقِيْنًا صَادِقًا وَنَسْأَلُكَ عَمَلًا صَالِحًا وَنَسْأَلُكَ دِيْنًا قَيِّمًا وَنَسْأَلُكَ خَيْرًا كَثِيْرًا وَنَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ وَنَسْأَلُكَ تَمَامَ الْعَافِيَةِ وَنَسْأَلُكَ الشُّكْرَ عَلَى الْعَافِيَةِ وَنَسْأَلُكَ الْغِنَى عَنِ النَّاسِ أَللَّهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلَاتَنَا وَصِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَتَخَشُّعَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَعَبُّدَنَا وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَنَا يَا أَللهُ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى خَيْرِ خَلْقِهِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
Allaahumma innaa nas-aluka iimaanan daa-iman. Wanas- aluka qalban khaasyi’an. Wanas-aluka ‘ilman naafi’an. Wanas-aluka yaqiinan shaadiqan. Wanas-aluka ‘amalan shaalihan. Wanas-aluka diinan qayyiman. Wanas-aluka khairan katsiiran. Wanas-alukal ‘afwa wal ‘aafiyah. Wanas-aluka tamaamal ‘aafiyah. Wanas-alukasy syukra ‘alal ‘aafiyati, wanas-alukal ghinaa-a ‘anin naas. Allaahumma rabbanaa taqabbal minnaa shalaatanaa washiyaamanaa waqiyaamanaa watakhassyu’anaa watadharru’anaa wata’abbudanaa watammim taqshiiranaa yaa allaah yaa allaah yaa allaah yaa arhamar raahimiin. Wasallallaahu ‘alaa khairi khalqihii muhammadin wa ‘alaa aalihii wasahbihii ajma’iina walhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiina
Artinya:
“Ya Allah, kami mohon kepada-Mu, iman yang langgeng, hati yang khusyuk, ilmu yang bermanfaat, keyakinan yang benar, amal yang saleh, agama yang lurus, kebaikan yang banyak. Kami mohon kepada-Mu ampunan dan kesehatan, kesehatan yang sempurna, kami mohon kepada-Mu bersyukur atas karunia kesehatan, kami mohon kepada-Mu kecukupan terhadap sesama manusia. Ya Allah, Tuhan kami terimalah dari kami: shalat, puasa, ibadah, kekhusyu’an, rendah diri dan ibadah kami, dan sempurnakanlah segala kekurangan kami. Ya Allah, Tuhan yang Maha Pengasih dari segala yang pengasih. Dan semoga kesejahteraan dilimpahkan kepada makhluk-Nya yang terbaik, Nabi Muhammad SAW, demikian pula keluarga dan para sahabatnya secara keseluruhan. Serta segala puji milik Allah Tuhan semesta alam.”
Kesimpulan
Sebagai salah satu ibadah sunnah yang dianjurkan, sholat witir memiliki keutamaan besar sebagai penutup ibadah malam. Dengan memahami bacaan niat, jumlah rakaat, tata cara pelaksanaan, hingga doa setelahnya, diharapkan setiap Muslim dapat melaksanakannya dengan lebih khusyuk dan sesuai tuntunan. Semoga dengan rutin mengerjakan sholat witir, kita senantiasa mendapatkan keberkahan, ampunan, serta semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Sumber
https://www.detik.com/jogja/berita/d-7243565/bacaan-niat-sholat-witir-tata-cara-jumlah-rakaat-dan-doa-setelahnya




