Tarawih adalah shalat sunnah yang hanya dikerjakan pada malam hari selama bulan Ramadhan.
Pelaksanaannya dilakukan setelah shalat Isya dan termasuk amalan yang sangat dianjurkan bagi umat Islam.
Banyak orang memilih pergi ke masjid untuk menunaikannya secara berjamaah, tetapi ibadah ini juga tetap sah jika dilakukan sendiri di rumah.
Keutamaan shalat Tarawih telah dijelaskan dalam hadits Nabi Muhammad SAW.
Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
“Barangsiapa melakukan qiyam Ramadhan karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari no. 37 dan Muslim no. 759).
Inilah yang membuat Tarawih terasa begitu istimewa.
Karena itu, memahami tata cara pelaksanaan serta bacaan niatnya menjadi hal penting agar ibadah yang dilakukan benar dan sesuai tuntunan.
Bacaan Niat Shalat Tarawih
Sebenarnya, niat cukup dihadirkan di dalam hati saat mengucapkan takbiratul ihram.
Namun, sebagian orang melafalkan niat untuk membantu menghadirkan kesungguhan dan kekhusyukan.
Dilansir dari laman zalora.co.id, berikut ini bacaan niat shalat Tarawih :
Niat sebagai Imam
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى
“Ushalli sunnatat tarawihi rak’ataini mustaqbilal qiblati ada’an imaman lilahi ta’alaa”
Artinya: “Saya niat shalat sunnah tarawih dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta’ala”
Niat sebagai Makmum
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى
“Ushalli sunnatat tarawihi rak’ataini mustaqbilal qiblati ada’an ma’muman lilahi ta’alaa”
Artinya: “Saya niat shalat sunnah tarawih dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala”
Niat Shalat Sendiri
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلهِ تَعَالَى
“Ushalli sunnatat tarāwīhi rak’atayni mustaqbilal qiblati lillāhi ta’ala.”
Artinya: “Saya niat sholat sunah tarawih dua rakaat karena Allah Ta’ala”
Tata Cara Shalat Tarawih Secara Lengkap
Pelaksanaan shalat Tarawih pada dasarnya sama seperti shalat sunnah lainnya, yaitu dua rakaat satu salam. Berikut tata caranya:
- Membaca niat shalat tarawih ketika takbiratul ihram.
- Mengucap takbir ketika takbiratul ihram.
- Membaca Surat Al-Fatihah.
- Membaca salah satu surat pendek Al-Quran.
- Rukuk.
- Itidal.
- Sujud pertama.
- Duduk di antara dua sujud.
- Sujud kedua.
- Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua.
- Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama.
- Salam pada rakaat kedua.
- Istighfar dan dianjurkan membaca doa kamilin setelah selesai sholat tarawih.
- Ulangi langkah-langkah diatas hingga 8 rakaat dengan 4 salam, kemudian dilanjutkan shalat witir 3 rakaat.
Dengan demikian, yang terpenting dari Tarawih bukanlah banyaknya rakaat semata, melainkan keikhlasan dan kekhusyukan dalam menjalaninya.
Ramadhan menjadi waktu terbaik untuk memperbaiki diri, memperbanyak amal, dan mendekatkan diri kepada Allah.
Dengan memahami niat dan tata caranya, kita dapat menjalankan shalat Tarawih dengan lebih yakin, tenang, dan penuh harap akan ampunan serta keberkahan.
Sumber referensi
https://www.zalora.co.id/blog/fashion/muslimwear/tata-cara-shalat-tarawih-lengkap-beserta-niat/




