Menjelang Ramadhan dan ibadah malam, banyak umat Muslim mulai mencari tahu kembali tata cara sholat sunnah, termasuk sholat witir. Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul adalah: sholat witir berapa rakaat dan bagaimana niat serta doa setelahnya? Informasi ini penting dipahami agar ibadah semakin khusyuk dan sesuai tuntunan.
Sholat witir merupakan sholat sunnah penutup rangkaian ibadah malam, baik setelah sholat Isya, tarawih, maupun tahajud. Meski hukumnya sunnah, sholat ini sangat dianjurkan karena memiliki keutamaan besar sebagai penutup ibadah harian seorang Muslim.
Apa Itu Sholat Witir?
Sholat witir adalah sholat sunnah yang dikerjakan pada malam hari dengan jumlah rakaat ganjil. Kata “witir” sendiri berarti ganjil, sehingga rakaatnya tidak boleh genap. Ibadah ini biasanya dilakukan setelah sholat tarawih di bulan Ramadhan atau setelah tahajud di luar Ramadhan.
Banyak ulama menyebut sholat witir sebagai sunnah muakkad, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan. Bahkan, sebagian hadis menyebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW tidak pernah meninggalkan sholat witir, baik saat safar maupun mukim.
Jumlah Rakaat Sholat Witir
Jumlah rakaat sholat witir sebenarnya fleksibel, selama ganjil. Umat Islam bisa menyesuaikan dengan kemampuan dan kebiasaan ibadah masing-masing.
Berikut jumlah rakaat witir yang umum dilakukan:
- 1 rakaat yang sah dan sering dilakukan sebagai penutup sholat malam.
- 3 rakaat yang biasanya setelah tarawih.
- 5 rakaat atau lebih hingga maksimal 11 rakaat
Anjuran Bacaan Saat Sholat Witir
Dilansir dari jatim.nu.or.id, Dalam praktiknya, terdapat anjuran membaca surat tertentu pada setiap rakaat witir, terutama jika dikerjakan tiga rakaat.
Setelah membaca Al-Fatihah, urutannya dianjurkan sebagai berikut:
- Rakaat pertama yaitu Surat Al-A’la
- Rakaat kedua yaitu Surat Al-Kafirun
- Rakaat ketiga yaitu Surat Al-Ikhlas (sering ditambah Al-Falaq dan An-Nas)
Anjuran ini didasarkan pada hadis yang menyebutkan bahwa Rasulullah SAW membaca surat-surat tersebut ketika melaksanakan witir tiga rakaat.
Niat Sholat Witir
IDilansir dari detik.com, sdapun niat Sholat Witir yaitu:
Niat Sholat Witir Satu Rakaat
أَصَلَّى سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُومًا / إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى
Usholli sunnatal witri rak‘atan mustaqbilal qiblati adaan (ma’muuman/imaaman) lillahi ta‘ala.
Artinya:
“Saya berniat mengerjakan sholat sunnah witir satu rakaat dengan menghadap kiblat sebagai (makmum/imam) karena Allah Ta’ala.”
Niat Sholat Witir Tiga Rakaat Sekaligus
أُصَلِّي سُنَّةَ الْوِتْرِ ثَلَاثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُومًا / إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى
Usholli sunnatal witri tsalaatsa raka‘aatin mustaqbilal qiblati adaan (ma’muuman/imaaman) lillahi ta‘ala.
Artinya:
“Saya berniat mengerjakan sholat sunnah witir tiga rakaat dengan menghadap kiblat sebagai (makmum/imam) karena Allah Ta’ala.”
Penutup
Sholat witir merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan sebagai penutup sholat malam. Jumlah rakaatnya fleksibel selama ganjil, mulai dari 1 hingga 11 rakaat. Umat Muslim dapat menyesuaikan dengan kemampuan, baik dilakukan setelah tarawih maupun tahajud.
Memahami niat, tata cara, dan doa setelah witir dapat membantu meningkatkan kualitas ibadah, terutama menjelang Ramadhan. Dengan ilmu yang benar, ibadah menjadi lebih tenang, khusyuk, dan penuh makna.
Sumber Referensi
- https://www.detik.com/jogja/berita/d-7243565/bacaan-niat-sholat-witir-tata-cara-jumlah-rakaat-dan-doa-setelahnya
- https://jatim.nu.or.id/keislaman/bacaan-surat-pada-shalat-witir-3-rakaat-atau-lebih-5YWw6




