Salat Tarawih dan Witir menjadi ibadah sunah yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadan. Ibadah ini dapat dikerjakan secara berjamaah di masjid maupun sendiri di rumah, dengan tata cara yang relatif mudah dipahami.
Agar pelaksanaannya lebih khusyuk, penting bagi umat Islam mengetahui niat, jumlah rakaat, hingga doa yang dianjurkan setelah salat malam Ramadan. Berikut ulasan lengkapnya dikutip dari laman IDNTimes.
Keutamaan Salat Tarawih di Bulan Ramadan
Salat Tarawih adalah salat sunah khusus yang hanya dikerjakan pada bulan Ramadan, sebagaimana dilansir dari berbagai hadis sahih tentang keutamaannya.
Rasulullah SAW bersabda:
“Barangsiapa ibadah (tarawih) di bulan Ramadan seraya beriman dan ikhlas, maka diampuni dosa yang telah lampau.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis tersebut menunjukkan bahwa Tarawih bukan sekadar ibadah malam, tetapi juga sarana penghapus dosa bagi yang melaksanakannya dengan ikhlas.
Niat Salat Tarawih untuk Sendiri dan Berjamaah
Sebelum memulai salat Tarawih, umat Islam dianjurkan membaca niat di dalam hati sebelum takbiratul ihram.
Berikut bacaan niat salat Tarawih dua rakaat:
“Ushalli sunnatat tarawihi ra’atayni mustaqbilal qiblati ada’an lillahi ta’ala.”
Artinya:
Aku berniat salat sunah Tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.
Terkait jumlah rakaat, terdapat dua pendapat yang sama-sama kuat, yaitu Tarawih 8 rakaat dan 20 rakaat, yang keduanya ditutup dengan salat Witir 3 rakaat.
Tata Cara Pelaksanaan Salat Tarawih
Pelaksanaan salat Tarawih pada dasarnya sama dengan salat sunah dua rakaat pada umumnya. Berikut tata cara singkatnya:
- Membaca niat
- Takbiratul ihram
- Membaca Al-Fatihah
- Membaca surat pendek Al-Qur’an
- Ruku’, i’tidal, sujud
- Duduk di antara dua sujud
- Rakaat kedua seperti rakaat pertama
- Tasyahud akhir
- Salam
Setelah selesai Tarawih, dianjurkan membaca doa penutup salat malam.
Niat dan Waktu Salat Witir
Salat Witir merupakan penutup rangkaian salat malam di bulan Ramadan dan dikerjakan setelah Tarawih. Berikut niat salat Witir tiga rakaat:
“Ushalli sunnatal witri tsalaasa roka’aatin mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala.”
Artinya:
Aku niat salat Witir tiga rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.
Tata Cara Salat Witir 3 Rakaat
Salat Witir tiga rakaat bisa dikerjakan dengan satu salam di akhir rakaat ketiga.
- Niat salat Witir
- Takbiratul ihram
- Membaca Al-Fatihah dan surat pendek
- Ruku’, i’tidal, sujud
- Rakaat kedua seperti rakaat pertama
- Rakaat ketiga dilanjutkan tasyahud akhir
- Salam
Doa yang Dianjurkan Setelah Salat Witir
Setelah salam, disunahkan membaca doa sebanyak tiga kali.
Bacaan Doa Setelah Witir
“Subhaanal malikil qudduus”
Artinya:
Maha suci Allah Yang Maha Merajai dan Maha Bersih.
Doa ini dapat dilanjutkan dengan bacaan:
“Robbul malaa’ikati warruuh”
Artinya:
Yang menguasai para malaikat dan ruh (Jibril).
Kesimpulan
Salat Tarawih dan Witir merupakan ibadah sunah yang sangat dianjurkan selama Ramadan. Dengan memahami niat, tata cara, dan doa yang dibaca, ibadah dapat dijalankan dengan lebih tenang, tertib, dan khusyuk, baik di masjid maupun di rumah.
Sumber Referensi
https://jateng.idntimes.com/news/jawa-tengah/niat-salat-tarawih-witir-dan-bacaan-doa-ramadan-00-1kqqx-cqkhhn




