Bagi para mitra driver, bulan Ramadan bukan sekadar momen beribadah, tetapi juga masa di mana peluang pendapatan meningkat drastis atau sering disebut sebagai masa “gacor”. Permintaan layanan jasa kirim barang, pengantaran makanan berbuka, hingga ride-hailing untuk mobilitas masyarakat menuju tempat buka bersama atau ibadah tarawih melonjak tajam. Namun, tantangan fisik saat berpuasa dan keinginan untuk memaksimalkan ibadah memerlukan manajemen waktu dan strategi yang tepat agar produktivitas tetap tinggi tanpa mengorbankan kesehatan.
Cara Kelola Pengiriman Barang Saat Puasa
Berikut cara mengatur pengiriman barang saat bulan puasa:
-
- Manajemen Waktu
Strategi utama bagi driver adalah menyesuaikan jam operasional dengan pola aktivitas masyarakat selama puasa. Beberapa waktu krusial untuk mengambil pesanan:- Menjelang Sahur (03.00 – 05.00 WIB)
Fokus pada pesanan makanan sahur. - Siang Hari (10.00 – 15.00 WIB)
Waktu yang tepat untuk beristirahat atau menyasar area perkantoran dan industri yang tetap membutuhkan jasa pengiriman barang. - Menjelang Berbuka (17.00 – 19.00 WIB)
Puncak permintaan pengantaran makanan dan transportasi penumpang. - Malam Hari (20.00 – 23.00 WIB)
Fokus pada mobilitas masyarakat menuju pusat perbelanjaan atau tempat ibadah.
- Menjelang Sahur (03.00 – 05.00 WIB)
- Efisiensi Rute
Kerja cerdas menjadi kunci kesuksesan driver selama Ramadan. Driver disarankan untuk lebih selektif dalam memilih jarak tempuh agar bisa menyelesaikan lebih banyak pesanan dalam waktu singkat.
Memanfaatkan fitur filter aplikasi dapat membantu menyesuaikan jenis layanan yang paling menguntungkan.
- Manajemen Waktu
- Optimalkan Orderan di Jam Sibuk
Salah satu cara untuk mengoptimalkan orderan di bulan puasa adalah memanfaatkan orderan jam sibuk dengan cara ambil orderan di lokasi strategis, seperti restoran, masjid besar, dan mall. - Prioritaskan Kesehatan
Di tengah antusiasme mengejar target pendapatan, kesehatan tetap menjadi prioritas utama. Driver diimbau untuk tidak memaksakan diri dan memanfaatkan waktu luang di siang hari untuk beristirahat di tempat yang nyaman seperti masjid. - Manfaatkan Orderan Saat Malam
Tak sedikit juga yang membutuhkan ojek online pada pukul 21.00 WIB ke atas saat pulang dan ini bisa jadi peluang untuk dapat banyak penumpang. - Antisipasi Orderan Makanan dan Hampers Ramadan
Mengantisipasi lonjakan pengiriman barang khusus seperti parsel dan hampers Ramadan dari restoran atau toko kue adalah langkah strategis untuk mendulang keuntungan ekstra di luar pesanan reguler. - Hindari Titik Kemacetan
Hindari titik-titik kemacetan parah menjelang waktu berbuka dengan bantuan aplikasi navigasi agar waktu tidak terbuang sia-sia di jalan.
Kesimpulan
Kunci sukses bagi mitra driver selama Ramadan terletak pada manajemen waktu yang adaptif dan kerja cerdas guna menyeimbangkan target pendapatan dengan ibadah.
Sumber
https://www.lalamove.com/id/blog/driver/tips-mengatur-orderan-saat-bulan-puasa/




