Penerimaan PPPK 2025: Panduan Persyaratan dan Jadwal Resmi
Pemerintah resmi mengumumkan penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2025 untuk mengisi berbagai kebutuhan tenaga profesional di sektor pendidikan, kesehatan, dan teknis.
Dilansir dari sumber serambinews.com Kamis (3/7/2025), rekrutmen PPPK tahun ini dibuka secara nasional dan terbuka bagi lulusan minimal SMA sederajat hingga sarjana, sesuai formasi yang dibutuhkan.
Seleksi PPPK 2025 akan dilakukan melalui portal resmi SSCASN BKN (https://sscasn.bkn.go.id), dengan sistem pendaftaran dan seleksi yang transparan serta berbasis Computer Assisted Test (CAT).
Persyaratan Umum Penerimaan PPPK 2025
Berdasarkan pengumuman resmi, berikut persyaratan umum yang harus dipenuhi pelamar:
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Berusia minimal 20 tahun dan maksimal 57 tahun saat mendaftar.
- Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai formasi.
- Tidak pernah diberhentikan secara tidak hormat dari pekerjaan sebelumnya.
- Sehat jasmani dan rohani.
- Tidak sedang terikat kontrak atau bekerja di instansi lain.
Persyaratan Khusus per Formasi
- Tenaga Guru: Memiliki sertifikat pendidik atau kualifikasi pendidikan yang relevan.
- Tenaga Kesehatan: Memiliki STR (Surat Tanda Registrasi) aktif dan kualifikasi sesuai bidang.
- Tenaga Teknis: Memiliki sertifikat kompetensi atau pengalaman kerja sesuai jabatan.
Jadwal Resmi Penerimaan PPPK 2025
Mengacu pada informasi terbaru dari BKN:
- Pengumuman Formasi: 10 Agustus 2025
- Pendaftaran Online: 12–26 Agustus 2025
- Seleksi Administrasi: 27–31 Agustus 2025
- Pengumuman Lolos Administrasi: 3 September 2025
- Seleksi Kompetensi (CAT): 10–20 September 2025
- Pengumuman Akhir: 30 September 2025
Cara Mendaftar PPPK 2025
- Buka portal SSCASN di https://sscasn.bkn.go.id.
- Buat akun dengan NIK dan data sesuai KTP.
- Login dan pilih formasi sesuai kualifikasi.
- Unggah dokumen persyaratan.
- Periksa kembali data, lalu kirim pendaftaran.
- Cetak kartu peserta ujian untuk tahapan seleksi.
Kesimpulan
Dengan adanya penerimaan PPPK 2025 ini, pemerintah berharap dapat memenuhi kebutuhan SDM yang kompeten di seluruh wilayah Indonesia.
Calon pelamar diimbau memantau situs resmi BKN dan instansi terkait untuk mendapatkan informasi akurat dan menghindari penipuan.



